{"id":7365,"date":"2019-09-03T08:13:05","date_gmt":"2019-09-03T01:13:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=7365"},"modified":"2019-09-04T08:15:10","modified_gmt":"2019-09-04T01:15:10","slug":"imam-suhada-resmi-dilantik-jadi-anggota-dprd-provinsi-lampung-2019-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2019\/09\/03\/imam-suhada-resmi-dilantik-jadi-anggota-dprd-provinsi-lampung-2019-2024\/","title":{"rendered":"Imam Suhada Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Provinsi Lampung 2019-2024"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Utara (Journal): H.Imam Syuhada atau politisi senior dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Lampung Utara, yang akrab dipanggil Sidi Imam adalah mantan Anggota DPRD Lampung Utara dua periode 2004-2009\/2009-2014 sebelumnya dari Partai Bintang Reformasi (PBR), Kini politisi yang dikenal tegas dan idealis ini lolos serta dilantik sebagai anggota legislatif di DPRD Provinsi Lampung periode 2019-2024. Senin,(02\/09\/19).<\/p>\n<p>Pria besar tinggi ini sukses mengambil simpati rakyat Lampung Utara dan Waykanan di perhelatan Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2019 yang telah dilaksanakan tanggal 17 April 2019 lalu.<\/p>\n<p>Imam Syuhada yang ikut bertarung memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung dengan Nomor Urut.1 dari daerah pemilihan (DP) 5 berhasil meraup suara terbesar sekitar 24.000 suara. Itu artinya Imam Syuhada sudah cukup suara untuk bisa melenggang ke DPRD Provinsi Lampung Utara.<\/p>\n<p>Mantan Anggota DPRD lampura inipun mengaku bangga dan bahagia, karena maksud dan tujuannya untuk membantu masyarakat melalui parlemen bisa tercapai dan mengakui kesuksesannya tersebut merupakan hasil kerja keras serta Do&#8217;a semua pihak yang telah membantunya.<\/p>\n<p>\u201cSaya ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada jajaran ketua, pengurus dan kader Nasdem provinsi Lampung, Nasdem Lampung Utara dan Waykanan. Nasdem adalah keluarga besar saya. Partai ini yang telah menghantarkan saya pada cita-cita dan harapan untuk membangun bangsa dan negara ini,\u201d ucap Imam saat di temui setelah usai sesi pelantikan anggota DPRD provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Selain partai, Imam mengucapkan penghargaan dan terimakasih kepada semua tim sukses, relawan dan masyarakat Kabupaten Lampung Utara dan Waykanan yang memberinya kepercayaan.<\/p>\n<p>\u201cWabil khusus istri dan anak-anak serta keluarga besar yang saya cintai, tim sukses, relawan dan masyarakat Kabupaten lampura dan Waykanan yang telah memberikan sumbangsihnya kepada saya, saya mengajak untuk sama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat, tegur saya apabila saya lupa maupun hilaf. Terimakasih yang sebesar-besarnya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Imam mengaku sangat berterimakasih kepada Allah SWT, Tuhan pencipta alam yang telah memberinya kehidupan selama ini. Berkat rahmat dan izinnya lah Imam Syuhada bisa berpartisipasi di kancah politik.<\/p>\n<p>\u201cKepada semua keluarga, sahabat dan rekan-rekan yang saya hormati, sejatinya hidup manusia itu sudah anugrah dari Allah SWT. Jika Allah SWT sudah berkehendak maka apapun bisa terjadi, namun kiranya Allah SWT juga sudah menetapkan bahwa kita sebagai mahluknya diwajibkan untuk berusaha dan berikhtiar,\u201d katanya.\u00a0<\/p>\n<p>Penulis: Orean<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Utara (Journal): H.Imam Syuhada atau politisi senior dari partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Lampung Utara, yang akrab dipanggil Sidi Imam adalah mantan Anggota DPRD Lampung Utara dua periode 2004-2009\/2009-2014 sebelumnya dari Partai Bintang Reformasi (PBR), Kini politisi yang dikenal tegas dan idealis ini lolos serta dilantik sebagai anggota legislatif di DPRD Provinsi Lampung periode [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7366,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-7365","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-utara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7365"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7367,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7365\/revisions\/7367"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}