{"id":24804,"date":"2026-02-26T22:22:27","date_gmt":"2026-02-26T15:22:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=24804"},"modified":"2026-02-26T22:22:27","modified_gmt":"2026-02-26T15:22:27","slug":"dinkes-lampung-krisis-anggaran-tukin-belum-cair-hingga-kadis-pakai-dana-pribadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2026\/02\/26\/dinkes-lampung-krisis-anggaran-tukin-belum-cair-hingga-kadis-pakai-dana-pribadi\/","title":{"rendered":"Dinkes Lampung Krisis Anggaran, Tukin Belum Cair Hingga Kadis Pakai Dana Pribadi"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24805\" src=\"http:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260226-WA0029-294x300.jpg\" alt=\"\" width=\"294\" height=\"300\" \/>Bandarlampung \u2014 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tengah menghadapi tekanan anggaran yang berdampak langsung pada operasional lembaga tersebut. Tunjangan kinerja (tukin) yang belum juga cair, anggaran kegiatan yang tersendat, hingga biaya perjalanan dinas yang belum tersedia membuat roda organisasi berjalan tidak optimal.<br \/>\nSekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Djohan Lius, mengakui kondisi tersebut telah memengaruhi pelaksanaan berbagai program strategis.<br \/>\n\u201cTukin belum keluar. Anggaran kegiatan lain juga belum cair. Bahkan perjalanan dinas pun susah,\u201d ujar Djohan, Rabu (25\/2\/2026).<br \/>\nKondisi ini semakin menjadi sorotan ketika Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli, disebut harus menggunakan dana pribadi saat menjalankan tugas ke Jakarta karena anggaran perjalanan dinas belum tersedia.<br \/>\nSituasi tersebut memunculkan kekhawatiran publik. Pasalnya, sektor kesehatan merupakan layanan vital yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan pelayanan masyarakat. Jika dukungan anggaran operasional tersendat, efektivitas koordinasi, termasuk dengan pemerintah pusat, berpotensi terganggu.<br \/>\nMenanggapi hal itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Nurul Fajri, memberikan klarifikasi terkait mekanisme pencairan tukin dan anggaran kegiatan.<br \/>\nMenurutnya, setiap pencairan memiliki prosedur dan tahapan administrasi yang harus dipenuhi.<br \/>\n\u201cDalam aturan pencairan tukin tentunya diterbitkan SK. Sementara untuk anggaran, pasti sudah dicairkan ke dinas jika sudah mengusulkan ke BPKAD. Artinya semua sesuai prosedur,\u201d ujarnya singkat. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandarlampung \u2014 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tengah menghadapi tekanan anggaran yang berdampak langsung pada operasional lembaga tersebut. Tunjangan kinerja (tukin) yang belum juga cair, anggaran kegiatan yang tersendat, hingga biaya perjalanan dinas yang belum tersedia membuat roda organisasi berjalan tidak optimal. Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Djohan Lius, mengakui kondisi tersebut telah memengaruhi pelaksanaan berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13,44],"tags":[],"class_list":["post-24804","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news","category-pemprov"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24804","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24804"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24804\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24806,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24804\/revisions\/24806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}