{"id":24604,"date":"2026-02-07T13:26:55","date_gmt":"2026-02-07T06:26:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=24604"},"modified":"2026-02-07T13:26:55","modified_gmt":"2026-02-07T06:26:55","slug":"didukung-bi-dan-umkm-nasi-rabeg-angkat-nama-kuliner-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2026\/02\/07\/didukung-bi-dan-umkm-nasi-rabeg-angkat-nama-kuliner-banten\/","title":{"rendered":"Didukung BI dan UMKM, Nasi Rabeg Angkat Nama Kuliner Banten"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_24606\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-24606\" class=\"size-medium wp-image-24606\" src=\"http:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG_20260207_132540-300x161.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"161\" \/><p id=\"caption-attachment-24606\" class=\"wp-caption-text\">Oplus_16908288<\/p><\/div>\n<p>Serang \u2013 Indonesia dikenal luas dengan kekayaan kulinernya yang bukan hanya digemari di dalam negeri, tetapi juga menembus pasar internasional. Di Provinsi Banten, salah satu kuliner andalan yang terus naik daun adalah nasi rabeg.<br \/>\nNasi rabeg berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan perpaduan rempah khas, seperti cabai merah, lengkuas, bawang putih, bawang merah, dan jahe. Cita rasanya semakin kuat dengan tambahan bumbu instan kabek, kayu manis, serai, daun jeruk, daun salam, kecap, garam, gula merah, merica, hingga micin.<br \/>\nProses pembuatannya diawali dengan merebus daging hingga setengah matang. Sementara itu, bumbu-bumbu dihaluskan lalu ditumis hingga harum dan matang. Setelah itu ditambahkan air dan dimasak bersama daging sampai empuk dan bumbu meresap sempurna.<br \/>\n\u201cTidak seperti rendang, nasi rabeg ini tidak pakai santan,\u201d jelas Nabila saat ditemui dalam Pentas Budaya, Hiburan, dan Pameran UMKM pada rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) Banten, Sabtu (07\/02\/2026).<br \/>\nMeski baru dikenalkan sekitar empat tahun terakhir, nasi rabeg telah menunjukkan perkembangan pesat. Bahkan dalam kurun waktu tersebut, kuliner ini berhasil menembus pasar internasional berkat dukungan pelaku UMKM dan Bank Indonesia.<br \/>\n\u201cUntuk bisa mendapatkan dukungan dari Bank Indonesia, pihak Rabeg T\u2019eng melakukan presentasi dan lolos uji,\u201d pungkas Nabila.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Serang \u2013 Indonesia dikenal luas dengan kekayaan kulinernya yang bukan hanya digemari di dalam negeri, tetapi juga menembus pasar internasional. Di Provinsi Banten, salah satu kuliner andalan yang terus naik daun adalah nasi rabeg. Nasi rabeg berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan perpaduan rempah khas, seperti cabai merah, lengkuas, bawang putih, bawang merah, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-24604","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24604"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24604\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24607,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24604\/revisions\/24607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}