{"id":24354,"date":"2025-07-11T20:56:15","date_gmt":"2025-07-11T13:56:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=24354"},"modified":"2025-09-26T21:15:53","modified_gmt":"2025-09-26T14:15:53","slug":"resmi-disahkan-rpjmd-lampung-didorong-jadi-fondasi-menuju-indonesia-emas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2025\/07\/11\/resmi-disahkan-rpjmd-lampung-didorong-jadi-fondasi-menuju-indonesia-emas\/","title":{"rendered":"Resmi Disahkan, RPJMD Lampung Didorong Jadi Fondasi Menuju Indonesia Emas"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24366\" src=\"http:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/36-300x182.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"182\" srcset=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/36-300x182.jpg 300w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/36-1024x621.jpg 1024w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/36-768x466.jpg 768w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/36.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Bandar Lampung \u2013 DPRD Provinsi Lampung secara resmi mengesahkan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025\u20132029 dalam rapat paripurna yang digelar Jumat, (11\/7\/ 2025).<\/p>\n<p>Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) RPJMD, Lesty Putri Utami, mengatakan bahwa pembahasan berlangsung intensif dalam beberapa pekan terakhir, melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga ahli, dan Bappeda Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>\u201cSemua program disusun berdasarkan sinkronisasi dengan RPJMN serta kebutuhan strategis daerah,\u201d kata Lesty saat menyampaikan laporan akhir Pansus.<\/p>\n<p>Visi yang disepakati dalam RPJMD adalah \u201cBersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas\u201d, yang diterjemahkan dalam tiga misi utama: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat sumber daya manusia unggul, serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan tata kelola pemerintahan.<\/p>\n<p>Lesty juga menyoroti tujuh program unggulan yang menjadi prioritas dalam dokumen tersebut, di antaranya: Program Makan Bergizi Gratis, penguatan ekonomi desa melalui BUMDes dan koperasi, menjadikan Lampung sebagai Lumbung Pangan Nasional, pengembangan energi terbarukan, serta peningkatan kualitas pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini bukan sekadar visi di atas kertas. Kami pastikan seluruh OPD memiliki arah kebijakan sektoral yang jelas, lengkap dengan indikator kinerja dan alokasi anggaran yang realistis,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi DPRD, khususnya Pansus RPJMD, atas pembahasan yang dinilai proaktif dan konstruktif.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa dokumen RPJMD akan menjadi pijakan penting dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025\u20132045, yang sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.<\/p>\n<p>Namun, Gubernur juga mengingatkan soal tantangan besar yang masih dihadapi daerah, yakni rendahnya rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD).<\/p>\n<p>Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penghambat utama optimalisasi pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.<\/p>\n<p>\u201cAPBD kita kecil dibandingkan jumlah penduduk. Ini membuat pelayanan belum maksimal. Ke depan, peningkatan PAD harus jadi perhatian serius,\u201d kata RMD.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung \u2013 DPRD Provinsi Lampung secara resmi mengesahkan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025\u20132029 dalam rapat paripurna yang digelar Jumat, (11\/7\/ 2025). Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) RPJMD, Lesty Putri Utami, mengatakan bahwa pembahasan berlangsung intensif dalam beberapa pekan terakhir, melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga ahli, dan Bappeda Provinsi Lampung. \u201cSemua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24366,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-24354","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24354"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24378,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24354\/revisions\/24378"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24366"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}