{"id":24134,"date":"2025-09-20T09:43:18","date_gmt":"2025-09-20T02:43:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=24134"},"modified":"2025-09-20T09:43:18","modified_gmt":"2025-09-20T02:43:18","slug":"jadi-korban-penganiayaan-amirudin-minta-pelaku-dipenjarakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2025\/09\/20\/jadi-korban-penganiayaan-amirudin-minta-pelaku-dipenjarakan\/","title":{"rendered":"Jadi Korban Penganiayaan, Amirudin Minta Pelaku Dipenjarakan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24135\" src=\"http:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250920-WA0006-300x263.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"263\" srcset=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250920-WA0006-300x263.jpg 300w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250920-WA0006.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Lampung Utara &#8211;Amirudin (50), warga Dusun Talang Enim, Desa Dwikora, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara melaporkan JE ke kepolisian atas tindak kekerasan fisik.<\/p>\n<p>Laporan itu tertuang dalam surat Nomor : LP\/B\/77\/IX\/2025\/SPKT\/POLSEK BUKIT KEMUNING\/POLRES LAMPUNG UTARA\/POLDA LAMPUNG.<\/p>\n<p>Kronologinya, ketika korban Amirudin berkunjung ke tempat saudara yang tak jauh dari rumahnya, pelaku JE langsung melakukan penyerangan dan memukul bagian kepala korban.<\/p>\n<p>Adik korban, Ujang Irawan mengatakan,<br \/>\nperistiwa itu terjadi pada Jumat 19 September 2025 sekitar pukul 21:00 WIB.<\/p>\n<p>Penyerangan oleh pelaku dilangsungkan secara spontan tanpa ada persoalan apapun.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku tiba-tiba menghampiri dan langsung memukul,&#8221; kata dia kepada media.<\/p>\n<p>JE diduga telah melakukan penganiayaa berencana. Sebab, lanjut Ujang, peristiwa penyerangan terhadap Amirudin telah dilakukannya berulang kali.<\/p>\n<p>&#8220;JE ini sudah tiga kali melakukan kekerasan tanpa adanya sebab, kejadian sebelumnya JE memukul bagian pelipis korban hingga memar, peristiwa itu bahkan dilakukan di dalam rumah korban,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Ujang Irawan meminta kepada pihak kepolisian agar pelaku di proses secara hukum dan melakukan penahanan.<\/p>\n<p>Sebab, lanjutnya, pihak keluarga tidak tenang menjalankan aktivitas sehari-hari apabila pelaku masih berada di sekitar rumahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami meminta kepada pihak Polsek Bukit Kemuning, agar pelaku dipenjara, karena membahayakan pihak keluarga,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara, Kapolsek Bukit Kemuning AKP Edy Juarsyah mengatakan, pihaknya telah melakukan penjemputan terhadap pelaku untuk dimintai keterangan.<\/p>\n<p>Proses selanjutnya, kepolisian akan melakukan tes kesehatan terhadap pelaku, apabila terdapat gangguan jiwa maka akan dilakukan penahanan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Begitu pun sebaliknya, apabila tidak terdapat hal-hal yang menggangu kejiwaannya, maka pelaku akan di proses secara hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika kami tanya saat penjemputan, pelaku ini agak linglung jawabannya, tetapi proses akan tetap kami lakukan,&#8221; pungkasnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Utara &#8211;Amirudin (50), warga Dusun Talang Enim, Desa Dwikora, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara melaporkan JE ke kepolisian atas tindak kekerasan fisik. Laporan itu tertuang dalam surat Nomor : LP\/B\/77\/IX\/2025\/SPKT\/POLSEK BUKIT KEMUNING\/POLRES LAMPUNG UTARA\/POLDA LAMPUNG. Kronologinya, ketika korban Amirudin berkunjung ke tempat saudara yang tak jauh dari rumahnya, pelaku JE langsung melakukan penyerangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-24134","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-utara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24136,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24134\/revisions\/24136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}