{"id":24076,"date":"2025-05-02T21:28:06","date_gmt":"2025-05-02T14:28:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=24076"},"modified":"2025-09-12T21:32:23","modified_gmt":"2025-09-12T14:32:23","slug":"pansus-tata-niaga-singkong-dprd-lampung-rapat-daring-dengan-kementerian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2025\/05\/02\/pansus-tata-niaga-singkong-dprd-lampung-rapat-daring-dengan-kementerian\/","title":{"rendered":"Pansus Tata Niaga Singkong DPRD Lampung Rapat Daring dengan Kementerian"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24079\" src=\"http:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/230-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/230-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/230.jpg 550w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p><strong>Bandarlampung<\/strong> \u2013 Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tataniaga singkong\u00a0\u00a0DPRD Lampung, Mikdar Ilyas, menggelar rapat daring dengan lima kementerian pada Selasa pagi, guna membahas polemik anjloknya harga singkong yang tengah melanda Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Rapat yang berlangsung selama tiga jam ini dihadiri perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Bappenas, serta Badan Pangan Nasional.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, Mikdar diminta memaparkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi, baik oleh petani maupun industri pengolahan singkong di Lampung.<\/p>\n<p>\u201cSaya sampaikan semua keluhan yang ada, termasuk risiko jika regulasi tidak segera dibuat. Petani bisa beralih ke tanaman lain, dan pabrik-pabrik berpotensi tutup,\u201d tegas Mikdar usai rapat.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa DPRD Lampung, khususnya melalui Pansus Singkong, berkomitmen kuat untuk mencari solusi terbaik bagi petani dan pelaku industri.<\/p>\n<p>Menurut Mikdar, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga disebut aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak guna mempercepat penyelesaian masalah ini.<\/p>\n<p>\u201cSetiap kementerian menyampaikan pandangannya, dan akhirnya disepakati bahwa isu ini akan ditindaklanjuti secara lebih komprehensif melalui rapat lintas kementerian,\u201d tambah Mikdar seperti dilansir lampung way<\/p>\n<p>Ia mengatakan, hasil pertemuan tersebut akan dibawa ke rapat tingkat menteri dan dirumuskan menjadi langkah konkret, termasuk penetapan regulasi harga dasar dan skema kemitraan antara petani dan industri.<\/p>\n<p>Bahkan, menurut Mikdar, komitmen dan hasil dari koordinasi ini akan dilaporkan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>\u201cLangkah ini adalah bentuk komitmen kami di DPRD Lampung dalam memperjuangkan kesejahteraan petani singkong. Kita sama-sama berharap agar polemik ini segera berakhir. Untuk masyarakat, mohon doanya,\u201d tutup Mikdar. (*)<\/p>\n<div id=\"wpdevar_comment_2\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandarlampung \u2013 Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tataniaga singkong\u00a0\u00a0DPRD Lampung, Mikdar Ilyas, menggelar rapat daring dengan lima kementerian pada Selasa pagi, guna membahas polemik anjloknya harga singkong yang tengah melanda Provinsi Lampung. Rapat yang berlangsung selama tiga jam ini dihadiri perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Bappenas, serta Badan Pangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24079,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-24076","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24076","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24076"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24076\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24080,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24076\/revisions\/24080"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}