{"id":23935,"date":"2025-06-16T16:03:23","date_gmt":"2025-06-16T09:03:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=23935"},"modified":"2025-09-11T16:05:20","modified_gmt":"2025-09-11T09:05:20","slug":"dprd-provinsi-sikapi-sarana-dan-prasarana-ratusan-sekolah-dilampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2025\/06\/16\/dprd-provinsi-sikapi-sarana-dan-prasarana-ratusan-sekolah-dilampung\/","title":{"rendered":"DPRD Provinsi Sikapi Sarana dan Prasarana Ratusan Sekolah Dilampung"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-23936\" src=\"http:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/5000-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/5000-225x300.jpg 225w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/5000.jpg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/p>\n<p><strong>Bandarlampung<\/strong>\u00a0\u2013 Diinformasikan Sebanyak 497 sekolah di Provinsi Lampung belum memiliki fasilitas toilet hingga tahun 2024. Data mengejutkan ini dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan mencakup seluruh wilayah di 15 kabupaten\/kota di provinsi tersebut.<\/p>\n<p>Temuan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, salah satunya datang dari anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan nyata, karena menurutnya keberadaan toilet bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi menyangkut kesehatan dan martabat peserta didik.<\/p>\n<p>\u201cToilet yang bagus itu untuk kesehatan dari anak-anak kita. Tidak bisa dianggap sepele,\u201d ujar Andika saat diwawancarai, Senin (16\/6).<\/p>\n<p>Andika menekankan bahwa toilet harus menjadi ruang yang bersih dan layak, bukan sumber penyakit atau ketidaknyamanan. Ia menyayangkan masih adanya anggapan bahwa toilet adalah tempat kotor yang tak perlu mendapat perhatian khusus.<\/p>\n<p>\u201cToilet itu bukan jadi tempat yang jorok, harus rapi. Toilet itu harus layak digunakan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten\/kota untuk mengalokasikan anggaran secara khusus guna membangun dan merenovasi fasilitas toilet di sekolah-sekolah. Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan pembangunan toilet mengacu pada standar teknis yang ditetapkan kementerian terkait.<\/p>\n<p>\u201cPerbaikannya itu harus sesuai dengan speknya. Jangan sampai dibangun asal-asalan, nanti rusak lagi dalam waktu dekat,\u201d tambah Andika.<\/p>\n<p>Dengan jumlah sekolah tanpa toilet yang hampir mencapai 500, politisi Gerindra ini menilai jika masalah ini tak bisa lagi ditunda. Ia menyerukan agar pemerintah berhenti bersikap permisif terhadap kondisi yang merugikan hak dasar anak untuk belajar dalam lingkungan yang sehat dan manusiawi. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandarlampung\u00a0\u2013 Diinformasikan Sebanyak 497 sekolah di Provinsi Lampung belum memiliki fasilitas toilet hingga tahun 2024. Data mengejutkan ini dirilis oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan mencakup seluruh wilayah di 15 kabupaten\/kota di provinsi tersebut. Temuan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, salah satunya datang dari anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23936,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-23935","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23935"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23935\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23937,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23935\/revisions\/23937"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}