{"id":21808,"date":"2024-04-28T14:52:07","date_gmt":"2024-04-28T07:52:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=21808"},"modified":"2024-04-29T06:00:23","modified_gmt":"2024-04-28T23:00:23","slug":"marindo-buka-secara-resmi-liga-internal-fespati-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2024\/04\/28\/marindo-buka-secara-resmi-liga-internal-fespati-lampung\/","title":{"rendered":"Marindo Buka Secara Resmi Liga Internal Fespati Lampung"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pringsewu &#8211; Olahraga panahan tradisional merupakan salah satu cabang olahraga panahan. Jenis olahraga ini merupakan olahraga yang menarik dan menyehatkan, juga memiliki nilai seni, pelestarian budaya dan keindahan dalam pelaksanaanya.<\/p>\n<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pegiat (peserta) liga yang merupakan para anggota FederasiPanahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Lampung,&#8221; kata PJ Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan dalam Laga Internal Fespati Lampung di Pekon Pandan Sari, Kecamatan Sukoharjo pada Minggu 28 April 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan adanya liga tersebut, kelak dapat menjadi momentum silaturahmi, pengembangan potensi bidang pariwisata dan olahraga panahan di Kabupaten Pringsewu, Provinsi serta kancah Nasional.<\/p>\n<p>Meskipun sangat sederhana baik dari<br \/>\nsegi alat yang hanya terbuat dari kayu atau bambu dan variasi teknik memanahnya, namun mengajarkan<br \/>\nsportifitas, kekeluargaan, membutuhkan kecerdasan serta strategi tersendiri sekaligus belajar meningkatkan fokus dan konsentrasi kita.<\/p>\n<p>Keunikan inilah kata Marindo yang membuat panahan tradisional begitu diminati oleh seluruh kalangan, baik tua maupun muda, khususnya di Kabupaten Pringsewu ini.<\/p>\n<p>&#8220;Besar harapan saya, liga internal yang diselenggarakan ini, selain merupakan arena pengasahan bakat, juga dapat menjadi ajang penyaluran bakat dan kecintaan dibidang olahraga panahan tradisional ini,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, tentunya diharapkan akan lahir bibit- bibit atlet berbakat yang berkesempatan mendapatkan ajang untuk pembuktian diri terhadap pembinaan yang telah dilakukan selama ini.<\/p>\n<p>Marindo mengajak bersama-sama untu mendukung upaya<br \/>\npengembangan olahraga panahan tradisional di Indonesia agar dapat terus bangkit dan meraih prestasi gemilang. Dengan demikian, diharapkan akan mampu menggelorakan kembali semangat dan kebiasaan berolahraga bagi kita sekaligus memasyarakatkan olahraga.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak lupa saya berpesan kepada segenap panitia, penyelenggara, wasit, serta segenap pegiat dan penonton agar dapat bersama-sama menciptakan suasana sportif, tertib, dan kondusif serta penuh kemeriahan selama turnamen ini berlangsung,&#8221; pungkas Marindo. (Tim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Pringsewu &#8211; Olahraga panahan tradisional merupakan salah satu cabang olahraga panahan. Jenis olahraga ini merupakan olahraga yang menarik dan menyehatkan, juga memiliki nilai seni, pelestarian budaya dan keindahan dalam pelaksanaanya. &#8220;Atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pegiat (peserta) liga yang merupakan para anggota FederasiPanahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Lampung,&#8221; kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21818,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[],"class_list":["post-21808","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pringsewu"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21808"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21819,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21808\/revisions\/21819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}