{"id":21185,"date":"2023-10-24T12:18:56","date_gmt":"2023-10-24T05:18:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=21185"},"modified":"2023-10-24T12:18:56","modified_gmt":"2023-10-24T05:18:56","slug":"tidak-dapat-penghargaan-jadi-alasan-terlibat-jaringan-narkotika-pengamat-polisi-tugasnya-mengabdi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2023\/10\/24\/tidak-dapat-penghargaan-jadi-alasan-terlibat-jaringan-narkotika-pengamat-polisi-tugasnya-mengabdi\/","title":{"rendered":"Tidak Dapat Penghargaan Jadi Alasan Terlibat Jaringan Narkotika, Pengamat: Polisi Tugasnya Mengabdi"},"content":{"rendered":"<p>LAMPUNG &#8211; Sidang dakwaan perkara narkotika yang menyeret AKP Andri Gustami memunculkan beberapa fakta menarik. Salah satunya alasan (motivasi) sang polisi terlibat jaringan Fredy Pratama tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Senin (23\/10\/2023) kemarin, dalam dakwaan jaksa membacakan alasan eks kasat narkoba tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saya sudah setahun di Lampung Selatan tapi sudah banyak penangkapan besar yang dilakukan tapi tidak ada penghargaan, kalo begini mending saya cari duit saja untuk masa depan,&#8221; kata Jaksa Eka menirukan kembali ucapan Andri Gustami.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Alasan ini dikatakan Andri Gustami kepada kaki tangan Fredy Pratama, M Rivaldo (berkas terpisah) sebelum akhirnya dia dilibatkan dalam setiap pengiriman sabu-sabu melintasi Pelabuhan Bakauheni.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Akademisi Universitas Bandar Lampung (UBL) Zainuddin Hasan menilai alasan itu hanya mengada-ada.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut Zainuddin, alasan seperti itu dan motivasi mencari materi tidak sepantasnya dilontarkan oleh anggota kepolisian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Bagaimanapun, anggota kepolisian memang sepatutnya mengabdi kepada masyarakat dan negara,&#8221; katanya saat dihubungi, Selasa (24\/10\/2023).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karena itu, kalimat &#8220;tidak adanya penghargaan&#8221; itu hanya sebuah dalih untuk menimpalkan kesalahan ke pihak lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Dari niat awalnya saja sudah salah. Menjadi polisi untuk mencari penghargaan. Sekali lagi, anggota polisi tugasnya adalah mengabdi,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Diketahui, terdakwa AKP Andri Gustami (eks kasat narkoba) mengaku kecewa karena sering ungkap kasus besar namun tidak ada penghargaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pengakuan ini disebutkan Jaksa penuntut Eka Aktarini saat membacakan dakwaan perkara jaringan narkotika Fredy Pratama yang melibatkan Andri Gustami.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada sidang yang dipimpin Hakim Lingga Setiawan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Senin (23\/10\/2023), ungkapan itu dikatakan terdakwa kepada M Rivaldo alis KIF (berkas terpisah) usai mengungkap dua kali pengiriman sabu-sabu di Lampung Selatan. (Rls)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG &#8211; Sidang dakwaan perkara narkotika yang menyeret AKP Andri Gustami memunculkan beberapa fakta menarik. Salah satunya alasan (motivasi) sang polisi terlibat jaringan Fredy Pratama tersebut. &nbsp; Pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Senin (23\/10\/2023) kemarin, dalam dakwaan jaksa membacakan alasan eks kasat narkoba tersebut. &nbsp; &#8220;Saya sudah setahun di Lampung Selatan tapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21186,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-21185","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-general"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21185","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21185"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21185\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21187,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21185\/revisions\/21187"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21186"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21185"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21185"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21185"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}