{"id":20734,"date":"2023-02-19T06:47:02","date_gmt":"2023-02-18T23:47:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=20734"},"modified":"2023-06-12T06:50:06","modified_gmt":"2023-06-11T23:50:06","slug":"m-akyas-mari-kita-jaga-kerukunan-antar-umat-beragama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2023\/02\/19\/m-akyas-mari-kita-jaga-kerukunan-antar-umat-beragama\/","title":{"rendered":"M Akyas : Mari Kita Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan : Anggota DPRD Lampung Selatan, M Akyas saat sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan Dusun IV Desa Banjar Agung, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan Minggu, (19\/2\/2023).<\/p>\n<p>Giat sosialisasi ini dihadiri, aparat desa, tokoh masyarakat desa banjar agung,tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan warga sekitar.<\/p>\n<p>M.Akyas mengajak masyarakat untuk mengamalkan Pancasila sila ke lima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila ke Lima yang berlambang padi dan kapas. Simbol yang menunjukkan kemakmuran dan kesejahteraan.<\/p>\n<p>\u201cSaling menghargai dan tidak memaksakan kehendak terhadap orang lain dan kelompok merupakan salah satu cara penerapan pancasila dalam kehidupan sehari-hari,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Anggota Fraksi PKS lamsel ini, pergaulan di kehidupan sehari-hari tidak boleh membeda-bedakan, suku atau agama yang mengkelompokan satu dengan lainnya.<\/p>\n<p>\u201cJangan sampai menghasut yang dapat menimbulkan perpecahan atau konflik dalam kerukunan antar umat beragama,\u201d ungkapnya. (Fitri)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan : Anggota DPRD Lampung Selatan, M Akyas saat sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan Dusun IV Desa Banjar Agung, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan Minggu, (19\/2\/2023). Giat sosialisasi ini dihadiri, aparat desa, tokoh masyarakat desa banjar agung,tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan warga sekitar. M.Akyas mengajak masyarakat untuk mengamalkan Pancasila sila ke lima, Keadilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20735,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-20734","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20734","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20734"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20734\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20736,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20734\/revisions\/20736"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}