{"id":20637,"date":"2023-06-07T09:38:45","date_gmt":"2023-06-07T02:38:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=20637"},"modified":"2023-06-11T09:41:41","modified_gmt":"2023-06-11T02:41:41","slug":"tugu-bundaran-pancasila-kalianda-cocok-untuk-quality-time","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2023\/06\/07\/tugu-bundaran-pancasila-kalianda-cocok-untuk-quality-time\/","title":{"rendered":"Tugu Bundaran Pancasila Kalianda Cocok untuk Quality Time"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (Journal) : Sebagai ibukota Kabupaten Lampung Selatan, Kota Kalianda menyimpan banyak tempat yang asik untuk anak muda nongkrong seru dan juga instagramable. Buat sobat yang tengah mencari tempat yang asik untuk dijadikan sebagai tempat nongkrong bersama para sahabat, lokasi Tugu Bundaran Pancasila kota kalianda yang baru saja di bangun menjadi salah satu pilihan yang menarik.<\/p>\n<p>Berlokasi di pinggir Jalan Trans Sumatera, tempat nongkrong di kalianda satu ini merupakan salah satu pilihan tepat untuk menghabiskan quality time bersama sahabat maupun keluarga. Selain terdapat spot-spot untuk selfie, di tugu ini juga tersedia tempat jajanan makanan dan minuman seperti nasi goreng dan pecel lele .<\/p>\n<p>Malam ini, Rabu (7 Juni 2023) lokasi Tugu Bundaran Pancasila Kota Kalianda sedang berlangsung Live Music Band Indi lokal asal lampung yang membuat daya tarik masyarakat terutama anak muda untuk hadir menyaksikan gelaran musik tersebut.<\/p>\n<p>Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto yang juga ikut menyaksikan gelaran live music itu, memberikan apresiasinya dan berharap masyarakat lampung selatan dapat terhibur di lokasi suguhan baru hasil pembangunan pemerintah daerah ini.<\/p>\n<p>\u201cIni dalam rangka untuk menghidupkan kembali kota kalianda, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seperti ini pertumbuhan UMKM Ekonomi masyarakat kalianda bisa lebih berkembang,\u201d Ucapnya.<\/p>\n<p>\u201cIni kita sebenarnya uji coba dulu, karena ini kan belum selesai semua, ini air mancurnya juga belum jadi. tapi kita ingin melihat respon masyarakat kususnya anak-anak muda yang butuh hiburan,\u201d Ujarnya.<\/p>\n<p>Bupati Nanang juga menjelaskan akan terus meningkatkan UMKM Perekonomian di lampung selatan yang salah satu upayanya melalui gelaran live musik yang akan diadakan setiap satu minggu dua kali di tugu bundaran Pancasila pada malam kamis dan malam minggu.<\/p>\n<p>\u201cAkan kita adakan live musik disini dua kali seminggu, nantinya band-band lokal anak muda kita bisa mengisi tampil disini, dengan menghubungi Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS),\u201d Ujarnya.<\/p>\n<p>Salah seorang pengunjung Kania(15) menyampaikan antusiasnya menghadiri gelaran live music tersebut, \u201ctempat ini jadi bagus ya, jadi wah banget. Seru disini bisa ajak teman, bisa nyanyi-nyanyi bareng,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cHarapan saya dengan adanya inovasi pembangunan Tugu Bunderan Pancasila Ini dapat melatih mental penyanyi pemula seperti saya untuk lebih berani lagi tampil di depan umum, terima kasih pak bupati atas inovasinya,\u201d Ungkapnya.<\/p>\n<p>Senada, salah seorang pedangan Juani Setiawan (25) juga menyampaikan hal positifnya yang meminta agar gelaran live music bisa diadakan setiap malam.<\/p>\n<p>\u201cSaya hampir setahun berdagang disini. ini keren banget, serius rame. Harapan saya kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap malam, biasanya jam 9 itu udah sepi dan ada genk genk motor yang balapan disini. dengan adanya live music disini menurut saya lebih positif. alhamdulillah penghasilan saya juga bertambah,\u201d terangnya. (Fitri \/Rls)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (Journal) : Sebagai ibukota Kabupaten Lampung Selatan, Kota Kalianda menyimpan banyak tempat yang asik untuk anak muda nongkrong seru dan juga instagramable. Buat sobat yang tengah mencari tempat yang asik untuk dijadikan sebagai tempat nongkrong bersama para sahabat, lokasi Tugu Bundaran Pancasila kota kalianda yang baru saja di bangun menjadi salah satu pilihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20638,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-20637","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20637"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20639,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20637\/revisions\/20639"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}