{"id":20227,"date":"2023-03-16T19:26:46","date_gmt":"2023-03-16T12:26:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=20227"},"modified":"2023-03-16T19:26:46","modified_gmt":"2023-03-16T12:26:46","slug":"tim-gabungan-pemkab-lampung-selatan-lakukan-pemantauan-harga-dan-ketersedian-sembako","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2023\/03\/16\/tim-gabungan-pemkab-lampung-selatan-lakukan-pemantauan-harga-dan-ketersedian-sembako\/","title":{"rendered":"Tim Gabungan Pemkab Lampung Selatan Lakukan Pemantauan Harga dan Ketersedian Sembako"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan : Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan pemantauan harga dan ketersedian barang sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar menjelang bulan Ramadan 1444 Hijirah, Kamis (16\/3\/2023).<\/p>\n<p>Tim Gabungan terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, unsur dari Polres dan Kodim 0421 Lampung Selatan, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, BPS Lampung Selatan serta Kansilog Bulog Kalianda Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Selanjutnya, tim gabungan tersebut terbagi menjadi dua untuk melakukan monitoring ke sejumlah pasar guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.<\/p>\n<p>Dari pantauan, tim pertama dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Yansen Mulia melakukan monitoring di pasar tradisional di Kecamatan Kalianda dan Sidomulyo.<\/p>\n<p>Kemudian, tim kedua yang dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Yespy Cory melakukan monitoring di Pasar Kecamatan Jati Agung dan Natar.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan Yansen Mulia menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring tim gabungan di Pasar Kalianda dan Sidomulyo, bahwa secara umum harga serta ketersediaan sembako dan bahan penting lainnya masih stabil.<\/p>\n<p>\u201cSecara umum (harga) masih normal. Stok sembako pun tersedia untuk bulan Ramadan sampai hari raya Idul Fitri mendatang,\u201d ujar Yansen disela-sela monitoring tersebut.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Yansen menyampaikan, dari hasil monitoring tersebut, tim gabungan tidak menemukan adanya ayam tiren, makanan kadaluarsa atau bahan makanan berbahaya lainnya. \u201cDari hasil pemantauan juga tidak ditemukan penimbunan stok bahan pokok,\u201d kata Yansen.<\/p>\n<p>Sementara, dari hasil kegiatan monitoring di Pasar Kalianda dan Sidomulyo harga sembako terbilang masih normal. Ketersediaannya pun mencukupi. Berikut harga eceran tertinggi dari kisaran harga beberapa kebutuhan bahan pokok :<\/p>\n<p>\u2013 Minyak Goreng Kemasan Rp.15.000 s\/d Rp.17.000<\/p>\n<p>\u2013 Minyak Goreng Curah Rp.14.000<\/p>\n<p>\u2013 Telur Ayam Ras Rp.28.000<\/p>\n<p>\u2013 Gula Pasir Kemasan Rp.14.000<\/p>\n<p>\u2013 Daging Ayam\/Ekor Rp.40.000 s\/d Rp.45.000<\/p>\n<p>\u2013 Daging Sapi\/Kg Rp.130.000 s\/d Rp.140.000<\/p>\n<p>\u2013 Cabe Merah Rp.35.000<\/p>\n<p>\u2013 Cabe Rawit Rp.40.000 s\/d Rp.70.000<\/p>\n<p>\u2013 Bawang Merah Rp.30.000<\/p>\n<p>\u2013 Bawang Putih Rp.30.000<\/p>\n<p>*Sumber : Tim Gabungan Monitoring Sembako Kabupaten Lampung Selatan. (Fitri\/ Rls)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan : Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan pemantauan harga dan ketersedian barang sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah pasar menjelang bulan Ramadan 1444 Hijirah, Kamis (16\/3\/2023). Tim Gabungan terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Lampung Selatan, unsur dari Polres dan Kodim 0421 Lampung Selatan, Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, BPS [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20228,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-20227","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20227"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20227\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20229,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20227\/revisions\/20229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}