{"id":18721,"date":"2022-04-09T20:19:11","date_gmt":"2022-04-09T13:19:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=18721"},"modified":"2022-04-09T20:21:07","modified_gmt":"2022-04-09T13:21:07","slug":"nanang-ermanto-ikuti-zoom-meeting-mendengarkan-arahan-mendagri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2022\/04\/09\/nanang-ermanto-ikuti-zoom-meeting-mendengarkan-arahan-mendagri\/","title":{"rendered":"Nanang Ermanto Ikuti Zoom Meeting Mendengarkan Arahan Mendagri"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL)-Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengikuti Rapat Kerja yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bersama Kepala Daerah seluruh Indonesia secara virtual melalui zoom meeting, Senin (24\/1\/2022).<\/p>\n<p>Bupati Nanang mengikuti rapat kerja (raker) yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual melalui zoom meeting dari ruang vicon rumah dinas bupati Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, Wakil Ketua 1 DPRD Agus Sartono , Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan (Kesra) Rakyat Eka Riantinawati.<\/p>\n<p>Serta Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Badruzzaman, Inspektur Kabupaten Anton Carmana, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wahidin Amin.<\/p>\n<p>Rapat kerja tersebut membahas mengenai implementasi dan pengoptimalan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten\/Kota seluruh Indonesia dengan berbasis digital.<\/p>\n<p>Dalam arahannya, Mendagri mengatakan pengimplementasian pengadaan barang dan jasa melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mulai dari penyusunan E-katalog (katalog digital) tingkat nasional, tingkat sektoral kementerian &amp; lembaga, serta tingkat lokal atau pemda harus dilakukan secara optimal.<\/p>\n<p>\u201cSemua harus bergerak untuk menyusun E-katalog, sehingga akan membuat produk-produk dalam negeri semakin banyak dikenal,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Tito Karnavian mengatakan terobosan dari LKPP menjadi salah satu program yang dapat disandingkan dengan tren yang saat ini berkembang.<\/p>\n<p>\u201cToko daring milik pemerintah yang berkolaborasi dengan market place ternama di Indonesia, sehingga menambah nilai komersil dan memberi kemudahan bagi masyarakat,\u201d tambahnya lagi.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua LKPP Abdullah Azwar Anas mengatakan dua hal yang dinaungi LKPP yang menangani E-katalog dan toko daring agar bisa diimplementasikan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk E-katalog lokal pemda akan kita lakukan percepatan, semua pemda dapat melakukan E-katalog,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selain itu, LKPP juga menyediakan fasilitas toko daring dengan nama Bela Pengadaan. Bela pengadaan ini adalah platform yang dikembangkan LKPP bersama market-market place, untuk mendukung go digital lewat belanja pada marketplace milik pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cSesuai dengan arahan Mendagri, kalau ini bisa jalan maka investasi akan tumbuh, lapangan pekerjaan akan terbuka, daerah akan sejahtera tetapi tetap taat aturan,ini yang penting,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Diakhir paparannya, Azwar Anas yang juga mantan Bupati Banyuwangi tersebut menerangkan manfaat e-katalog dan toko daring bagi pemerintah selain untuk transparansi, percepatan investasi, mempercepat dan mempermudah belanja APBN dan APBD yang lebih efesien. (fit)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL)-Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengikuti Rapat Kerja yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bersama Kepala Daerah seluruh Indonesia secara virtual melalui zoom meeting, Senin (24\/1\/2022). Bupati Nanang mengikuti rapat kerja (raker) yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual melalui zoom meeting dari ruang vicon rumah dinas bupati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18729,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-18721","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18721","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18721"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18721\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18728,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18721\/revisions\/18728"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18729"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}