{"id":18649,"date":"2022-03-09T06:18:10","date_gmt":"2022-03-08T23:18:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=18649"},"modified":"2022-03-28T06:19:34","modified_gmt":"2022-03-27T23:19:34","slug":"fraksi-pdip-dprd-lampung-akan-lakukan-pendalaman-kpb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2022\/03\/09\/fraksi-pdip-dprd-lampung-akan-lakukan-pendalaman-kpb\/","title":{"rendered":"Fraksi PDIP Dprd Lampung Akan Lakukan Pendalaman KPB"},"content":{"rendered":"<p>Bandarlampung , (Journal Lampung) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) singkong, yang di akibatkan turunnya harga singkong di Provinsi Lampung. Pasal harga singkong menjadi keluhan petani di Lampung yang tak kunjung selesai, Selasa 09 Maret 2021.<\/p>\n<p>Apriliati mengatakan, secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh adanya pembentukan pansus singkong, melihat kondisi saat ini, keluhnya petani di Lampung. \u201cPada hari ini secara kelembagaan fraksi PDIP memutuskan untuk bersikap mendukung pansus persoalan harga singkong di provinsi Lampung,\u201c Kata Aprilliati saat di wawancara media di Ruang Fraksi PDIP Provinsi Lampung.<\/p>\n<p>Menurutnya, saat ini pihaknya akan mengkroscek data pengusaha singkong di Lampung, sehingga di dalam pembentukan pansus tersebut, mendapatkan hasil dalam mencari solusi, terkait anjloknya harga tersebut \u201dPansus tidak bisa berdiri sendiri, tapi kan ada golnya dari setiap proses yang dilakukan oleh partai. Fraksi merupakan perpanjangan tangan dari partai, sehingga harapan kita kedepan, menginginkan data yang valid, berapa jumlah perusahaan yang bergerak di bidang singkong, dan berdasarkan data penanaman modal perdagangan,\u201c Ungkapnya<\/p>\n<p>Srikandi PDI itu menambahkan, saat ini juga ia akan melakukan pendalaman proses Kartu Petani Berjaya (KPB) dalam meningkatkan perlindungan terhadap petani. \u201dKemudian juga bisa mendalami lagi kaitannya dengan program petani Berjaya dan kaitan perlindungan terhadap petani singkong yang ada disini,\u201c Ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan , tentunya pembentukan pansus ini adalah perwakilan anggota dari PDIP yang memang menguasai bidangnya, yang duduk di komisi II DPRD Provinsi Lampung. \u201dKami mempersiapkan yang duduk dalam pansus yang pasti adalah teman-teman yang memang berada di komisi II. mereka lebih menguasai persoalan dan mitra \u2013 mitra kerjanya, ditambah juga nanti dari komisi lain mungkin komisi 1,\u201c katanya. (adv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandarlampung , (Journal Lampung) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) singkong, yang di akibatkan turunnya harga singkong di Provinsi Lampung. Pasal harga singkong menjadi keluhan petani di Lampung yang tak kunjung selesai, Selasa 09 Maret 2021. Apriliati mengatakan, secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh adanya pembentukan pansus singkong, melihat kondisi saat ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18650,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[],"class_list":["post-18649","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dprd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18649"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18651,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18649\/revisions\/18651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}