{"id":17859,"date":"2021-10-03T15:55:43","date_gmt":"2021-10-03T08:55:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=17859"},"modified":"2021-10-03T15:55:43","modified_gmt":"2021-10-03T08:55:43","slug":"winarni-sambangi-warga-penderita-penyakit-diabetes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/10\/03\/winarni-sambangi-warga-penderita-penyakit-diabetes\/","title":{"rendered":"Winarni Sambangi Warga Penderita Penyakit Diabetes"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan : Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali menyambangi warganya yang membutuhkan bantuan.<\/p>\n<p>Kali ini, Bunda Winarni menyambangi kediaman Rusti (53), warga Desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo yang menderita penyakit diabetes, pada Sabtu (2\/10\/2021).<\/p>\n<p>Dari informasi yang dihimpun, Rusti menderita diabetes atau penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah tinggi diatas nilai normal sejak tahun 2018 lalu.<\/p>\n<p>Miyadi (60), suami dari Rusti menuturkan, istrinya telah mengidap kencing manis kurang lebih sudah tiga tahun.<\/p>\n<p>\u201cTapi mulai parahnya 3 bulan belakangan ini. Itu karena kakinya kena duri pohon kelapa sawit,\u201d ucap Miyadi kepada Bunda Winarni.<\/p>\n<p>Penyakit Rusti ini tergolong diabetes basah, sehingga apabila terkena luka, akan sulit untuk mengering.<\/p>\n<p>Atas penyakitnya itu, akhirnya Rusti dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Lampung Selatan untuk menjalani pengobatan.<\/p>\n<p>Karena sudah terlalu lama didiamkan, luka yang diderita di kaki Rusti itu lambat laun menyebar dan makin memperparah kondisinya<\/p>\n<p>Setelah dibawa ke rumah sakit, ternyata pihak dokter yang menangani mengambil keputusan untuk mengamputasi jari Rusti karena keadaannya sudah tidak memungkinkan.<\/p>\n<p>\u201cAkhirnya 3 jari kaki sebalah kiri istri saya diamputasi karena sarafnya sudah tidak berfungsi,\u201d ucap Miyadi.<\/p>\n<p>Sementara itu, hadir sebagai istri Bupati Lampung Selatan, Bunda Winarni memberikan sejumlah bantuan untuk kebutuhan sehari-hari Rusti dan keluarga.<\/p>\n<p>\u201cSemoga bantuan ini bermanfaat untuk ibu Rusti dan keluarga,\u201d tutur Bunda Winarni.<\/p>\n<p>Sambil berusaha tegar, Bunda Winarni juga sedikit memberi asupan kepada Rusti agar tetap semangat untuk kesembuhan penyakit yang dideritanya.<\/p>\n<p>\u201cIbu yang sabar ya, tetap semangat melawan penyakitnya. Saran dari dokter juga di laksanakan. Jangan makan yang manis-manis ya, perbanyak makan sayur sayuran,\u201d ujar Winarni.<\/p>\n<p>Hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan Joniansyah, Bunda Winarni juga berjanji memgupayakan kesembuhan warganya itu.<\/p>\n<p>\u201cSaya minta Dinas Kesehatan tolong agar ibu Rusti ini diperhatikan. Keluarganya diberikan pengetahuan bagaimana cara merawat orang yang terkena kencing manis,\u201d kata Winarni.<\/p>\n<p>Sementara itu, mendapat kunjungan dari istri Bupati Lampung Selatan, Rusti merasa terharu. Berulang kali ia mengucap kata terima kasih atas perhatian dan kepedulian Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan itu.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih ibu dan rombongan sudah mau datang dan memberikan bantuan kepada saya dan keluarga. Semoga ibu diberikan rezeki dan kesehatan dari Allah SWT,\u201d kata Rusti.(fit)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan : Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali menyambangi warganya yang membutuhkan bantuan. Kali ini, Bunda Winarni menyambangi kediaman Rusti (53), warga Desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo yang menderita penyakit diabetes, pada Sabtu (2\/10\/2021). Dari informasi yang dihimpun, Rusti menderita diabetes atau penyakit kronis yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-17859","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17859"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17859\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17861,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17859\/revisions\/17861"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}