{"id":17721,"date":"2021-08-22T19:54:37","date_gmt":"2021-08-22T12:54:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=17721"},"modified":"2021-08-22T19:54:37","modified_gmt":"2021-08-22T12:54:37","slug":"nanang-bumd-harus-melindungi-produk-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/08\/22\/nanang-bumd-harus-melindungi-produk-pertanian\/","title":{"rendered":"Nanang : BUMD Harus Melindungi Produk Pertanian"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL) : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lampung Selatan Perseroan Daerah Lampung Selatan Maju.<\/p>\n<p>Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, dengan berdirinya BUMD tersebut diharapkan dapat melindungi produk pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di daerah setempat.<\/p>\n<p>\u201cHadirnya BUMD ini bagaimana agar rakyat kita, petani kita, dan pelaku usaha pertanian bisa terlindungi dan sejahtera,\u201d ujar Nanang Ermanto saat bersilaturahmi dengan para pengusaha penggilingan padi Lampung Selatan di Aula Sebuku rumah dinas bupati setempat, Sabtu (21\/8\/2021).<\/p>\n<p>Nanang menegaskan, Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi pertanian yang begitu luas dan subur. Namun kata Nanang, hasil industri gabah atau beras di Lampung Selatan kurang dinikmati para petani itu sendiri.<\/p>\n<p>Menurutnya, hal itu disebabkan karena sebagian besar hasil hasil gabah basah produksi petani Lampung Selatan disuplai ke luar daerah. Akibatnya, pabrik penggilingan padi di Lampung Selatan kalah bersaing.<\/p>\n<p>\u201cDisinilah nanti peran pemerintah daerah melalui BUMD ini. Harga gabah turun karena kelemahan kita tidak ada wadah yang bisa menyatukan pengusaha-pengusaha lokal penggilingan padi. Sehingga nanti harga gabah bisa terjamin, Lampung Selatan kembali menjadi lumbungnya padi dan petaninya bisa sejahtera,\u201d kata Nanang.<\/p>\n<p>Nanang menambahkan, dengan hadirnya BUMD tersebut diharapkan dapat mendorong agar kualitas dan kuantitas pertanian di Kabupaten Lampung Selatan semakin baik dan mampu bersaing dengan daerah lain. Sehingga hasil pertanian Lampung Selatan tidak dibawa langsung ke Pulau Jawa atau daerah lainnya.<\/p>\n<p>\u201cJadi nanti pabrik penggilingan padinya juga harus ada izin. Karena izin ini mempermudah kita dalam berusaha, supaya gabah kita tidak dibawa ke Jawa atau Kerawang. Jangan sampai dikemas disana dikirm lagi ke Lampung Selatan sudah jadi merk beras Cianjur,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Sementara, hadir juga dalam silaturahmi itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.(fit)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL) : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan telah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lampung Selatan Perseroan Daerah Lampung Selatan Maju. Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, dengan berdirinya BUMD tersebut diharapkan dapat melindungi produk pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di daerah setempat. \u201cHadirnya BUMD ini bagaimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17722,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-17721","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17721","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17721"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17721\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17723,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17721\/revisions\/17723"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17722"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}