{"id":17614,"date":"2021-07-22T20:19:17","date_gmt":"2021-07-22T13:19:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=17614"},"modified":"2021-07-22T20:19:17","modified_gmt":"2021-07-22T13:19:17","slug":"safari-budaya-perdana-di-lampung-selatan-berlangsung-meriah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/07\/22\/safari-budaya-perdana-di-lampung-selatan-berlangsung-meriah\/","title":{"rendered":"Safari Budaya Perdana Di Lampung Selatan Berlangsung Meriah"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL)\u00a0 : Akademi Lampung bersama Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar Safari Budaya perdana di Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Kegiatan yang mengusung tema \u201cLampung Berjaya dalam Berkesenian\u201d digelar di Aula Sebuku rumah dinas bupati Lampung Selatan, Kamis (22\/07\/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.<\/p>\n<p>Hadir dalam acara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Ketua Akademi Lampung Ir. Anshori Djausal, MT, serta Ketua Umum DKL Prof. Dr. Satria Bangsawan, SE, M.Si.<\/p>\n<p>Ketua Akademi Lampung, Anshori Djausal mengatakan, kegiatan Safari Budaya akan diselenggarakan di lima kabupaten di Provinsi Lampung, yaitu Lampung Selatan, Way Kanan, Pringsewu, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.<\/p>\n<p>Lampung Selatan menjadi kabupaten pertama dari kegiatan Akademi Lampung yang bertujuan untuk melakukan evaluasi atas pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah dan menyerap aspirasi dari para seniman di kabupaten.<\/p>\n<p>\u201cKemajuan budaya ujung-ujungnya akan menyangkut kemajuan dari masyarakat atau daerah itu sendiri. Yang harus menjadi perhatian kita dengan adanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 sebagai acuan, ini tentunya tidak sederhana,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Atas dasar itu, lanjut Anshori, melalui kegiatan Safari Budaya diharapkan mampu menigkatkan produktifitas dari Lembaga Kesenian di Kabupaten.<\/p>\n<p>\u201cAgar sejalan dengan undang-undang, kami mendorong Dewan Kesenian di kabupaten untuk mengaktifkan kembali kegiatannya. Kemudian merekrut atau membina anggotanya agar lebih progresif. Karena kita masih memerlukan dukungan seniman dari generasi ke generasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara, dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan Safari Budaya tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya, kegiatan itu merupakan sarana yang efektif bagi DKLS untuk lebih mendalami perannya sebagai lembaga seni yang bertanggungjawab bagi kemajuan budaya daerah, terutama dalam mengembangkan kesenian dan budaya lokal.<\/p>\n<p>\u201cSaya optimis kegiatan ini akan berdampak positif bagi perkembangan budaya di Lampung Selatan. Selain itu kegiatab ini bisa menjadi sarana yang efektif bagi DKLS untuk menambah wawasan kesenian,\u201d ujar Nanang.<\/p>\n<p>Nanang berharap, melalui Safari Budaya dapat terjalin hubungan kerjasama yang intensif yang bersifat konsultatif antara Dewan Kesenian Lampung, Akademi Lampung serta dengan Dewan Kesenian Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cDengan demikian, budaya daerah dan seni dapat terus dilestarikan dan berkembang dengan pesat. Sehingga mampu menjadi tren baru ditengah-tengah era modernisasi,\u201d kata Nanang.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DKLS, Hj. Winarni Nanang Ermanto menyampaikan, kegiatan Safari Budaya diharapkan dapat membangun iklim berkesenian di daerah Lampung<\/p>\n<p>Disamping itu, juga dapat menjadi sarana berekspresi bagi para individu yang kolektif dalam berbagai wujud seni yang berbasis warisan budaya maupun kreativitas penciptaan baru terwujud dalam berbagai bentuk seni.<\/p>\n<p>\u201cSeperti seni pertunjukan, seni tari, seni rupa, seni sastra, seni teater dan lainnya,\u201d ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan ini.<\/p>\n<p>Winarni berharap, kegiatan Safari Budaya dapat menjadi salah satu upaya dalam menjaga kelestarian budaya daerah serta meningkatkan peran aktif masyarakat untuk lebih mencintai budaya daerah, terutama di Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cMudah-mudahan melalui rangkaian kegiatan safari kebudayaan ini akan memberikan pengaruh yang besar pada kegiatan pelestarian budaya daerah serta sebagai bentuk dukungan bagi kami dalam mewujudkan kehidupan berkesenian yang layak,\u201d harapnya.(fit)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL)\u00a0 : Akademi Lampung bersama Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar Safari Budaya perdana di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang mengusung tema \u201cLampung Berjaya dalam Berkesenian\u201d digelar di Aula Sebuku rumah dinas bupati Lampung Selatan, Kamis (22\/07\/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hadir dalam acara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Ketua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17615,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-17614","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17616,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17614\/revisions\/17616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}