{"id":17537,"date":"2021-07-05T18:44:22","date_gmt":"2021-07-05T11:44:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=17537"},"modified":"2021-07-05T18:44:22","modified_gmt":"2021-07-05T11:44:22","slug":"dwp-lamsel-gelar-seminar-pendidikan-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/07\/05\/dwp-lamsel-gelar-seminar-pendidikan-keluarga\/","title":{"rendered":"DWP Lamsel Gelar Seminar Pendidikan Keluarga"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL) \u2013 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan kegiatan seminar pendidikan keluarga dengan tema \u201cCara Bahagia Menjalani Menopouse\u201d bagi pengurus dan anggota DWP setempat.<\/p>\n<p>Kegiatan yang dibuka Pensehat DWP Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan, Senin (5\/7\/2021).<\/p>\n<p>Hadir juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung Selatan, Anasrullah, dan narasumber dr. Luh Komang dari Puskesmas Palas.<\/p>\n<p>Ketua Pelaksana Kegiatan, Rina Martoni Sani menjelaskan, kegiatan itu diikuti pengurus beserta anggota DWP dari unsur sekretariat\/badan\/dinas\/bagian dan kecamatan yang sudah melalui menopouse ataupun yang akan menjelang menopouse.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan ini merupakan program kerja Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Lampung Selatan. Adapun jumlah peserta sebanyak 50 orang,\u201d ujar istri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Lampung Selatan ini.<\/p>\n<p>Leboh lanjut dia menjelaskan, maksud dilaksanakannya kegiatan itu adalah sebagai realisasi dalam pelaksanaan program kerja DWP Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021.<\/p>\n<p>\u201cSeminar ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan baru bagi ibu-ibu pengurus dan anggota DWP Kabupaten Lampung Selatan yang hadir pagi ini,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara, Pensehat DWP Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto berharap, peserta kegiatan seminar tersebut dapat memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi tentang cara mengatasi keluhan dan rasa takut pada masa menopause.<\/p>\n<p>\u201cKarena memang masa menopause dianggap bisa mengurangi dan menghilangkan daya tarik, perasaan sedih karena tak lagi subur, serta khawatir akan mempengaruhi kehidupan seksualitas seseorang,\u201d ujar Winarni saat menyampaikan sambutannya.<\/p>\n<p>Untuk itu, Winarni juga berharap, para peserta seminar dapat mengambil pembelajaran yang berarti dari kegiatan tersebut serta dapat menyebarluaskan ilmu yang didapat.<\/p>\n<p>\u201cMenopause merupakan bagian normal dari perjalanan hidup wanita dan bukan suatu penyakit. Oleh karena itu, para wanita harus menerima perubahan ini dan mampu mengatasinya dengan bijak,\u201d kata Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan ini.<\/p>\n<p>Diakhir sambutannya, Winarni juga mengajak kepada seluruh peserta yang ada dalam forum itu untuk selalu meningkatkan kesehatan dan semangat tinggi ditengah situasi pandemi Covid-19 yang saat ini semakin mengkhawatirkan.<\/p>\n<p>\u201cJaga pola hidup sehat, seperti mengubah rutinitas pola tidur, minum lebih banyak air hangat, makan yang lebih banyak serat dan bernutrisi serta cukup olahraga. Insya Allah dengan melakukan langkah-langkah ini efek stres dan perubahan yang dialami tubuh karena menopause dapat dikurangi,\u201d kata Winarni.(fit)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL) \u2013 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan kegiatan seminar pendidikan keluarga dengan tema \u201cCara Bahagia Menjalani Menopouse\u201d bagi pengurus dan anggota DWP setempat. Kegiatan yang dibuka Pensehat DWP Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto berlangsung di Aula Rajabasa, kantor bupati Lampung Selatan, Senin (5\/7\/2021). Hadir juga Kepala Dinas Pemberdayaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17538,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-17537","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17537"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17537\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17539,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17537\/revisions\/17539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}