{"id":17454,"date":"2021-06-18T00:37:22","date_gmt":"2021-06-17T17:37:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=17454"},"modified":"2021-06-18T00:37:22","modified_gmt":"2021-06-17T17:37:22","slug":"dua-pengunjung-pantai-labuhan-pekon-badak-tewas-tenggelam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/06\/18\/dua-pengunjung-pantai-labuhan-pekon-badak-tewas-tenggelam\/","title":{"rendered":"Dua Pengunjung Pantai Labuhan Pekon Badak Tewas Tenggelam"},"content":{"rendered":"<p>Tanggamus (JL) : Dua pengunjung pantai Labuhan Pekon Badak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus tenggelam dan ditemukan meninggal dunia, Kamis (17\/6\/12) sore.<\/p>\n<p>Kedua korban merupakan warga kabupaten Pringsewu bernama Nabila Daputri (18) alamat Dusun Bangunrejo RT. 03 RW. 05 Kecamatan Banyumas dan Nabil Krastiyan Danu (21) alamat Dusun Pemenang 3 RT. 03 RW. 02 Pekon Pamenang Kecamatan Pagelaran.<\/p>\n<p>Kapolsek Limau Polres Tangamus AKP Oktafia Siagian, SH mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi peristiwa kedua korban tenggelam terjadi pada sekitar pukul 16.10 Wib.<\/p>\n<p>&#8220;Mendapat informasi tersebut, bersama Koramil Cukuh balak, Polair Kota Agung, TNI-AL, Tagana, Aparat pekon serta masyarakat nelayan setempat segera melakukan pencarian,&#8221; kata AKP Oktafia Siagian, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK.<\/p>\n<p>Kapolsek mengungkapkan, tim gabungan bersama warga akhirnya dapat menemukan korban Nabila Saputri dalam keadaan meninggal dunia (MD) pada pukul 17.00 Wib.<\/p>\n<p>Kemudian pada pukul 17.30 Wib, kembali berhasil ditemukan korban Nabil Krastiyan Danu juga dalam keadaan MD.<\/p>\n<p>&#8220;Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Antarabrak guna dilakukan pemeriksaan medis,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, sebelum kejadian. Kedua korban berkunjung ke rumah saudaranya di Pekon Badak Kecamatan Limau.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada pukul 14.30 Wib, mereka mengunjungi pantai Labuhan Pekon Badak dan keduanya berenang, namun saat berenang itu, kedua korban terbawa ombak ke tengah laut sekitar 100 M dari bibir pantai sehingga tenggelam.<\/p>\n<p>&#8220;Saksi menerangkan bahwa sebelum berenang rombongan sudah diingatkan oleh masyarakat setempat agar tidak berenang dilaut,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan hasil pemeriksaan medis Puskesmas Pekon Antarbrak Kecamatan Limau, di tubuh kedua korban tidak diketemukan luka, korban murni meninggal tenggelam.<\/p>\n<p>Kemudian, keluarga korban menolak untuk diotopsi dan menerima kejadian terhadap kedua korban murni musibah tenggelam.<\/p>\n<p>Selanjutnya, kedua korban diserahkan kepada Sunardi selaku keluarganya untuk dibawa ke rumah duka. Jenazah Nabila Daputri dibawa ambulance Pekon badak, sedangkan jenazah Nabil Krastiyan Danu dibawa oleh ambulanc Pekon Tanjung jaya.<\/p>\n<p>&#8220;Menurut keterangan Sunardi, hubungan kedua korban sudah tunangan bertunangan. Jenazah kedua korban pada pukul 19.20 Wib diberangkatkan dari Puskesmas Antar Brak, Limau menuju rumah duka,&#8221; pungkasnya. (rls\/Jeni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggamus (JL) : Dua pengunjung pantai Labuhan Pekon Badak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus tenggelam dan ditemukan meninggal dunia, Kamis (17\/6\/12) sore. Kedua korban merupakan warga kabupaten Pringsewu bernama Nabila Daputri (18) alamat Dusun Bangunrejo RT. 03 RW. 05 Kecamatan Banyumas dan Nabil Krastiyan Danu (21) alamat Dusun Pemenang 3 RT. 03 RW. 02 Pekon Pamenang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17455,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-17454","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanggamus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17454"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17456,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17454\/revisions\/17456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}