{"id":16591,"date":"2021-02-18T17:07:24","date_gmt":"2021-02-18T10:07:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=16591"},"modified":"2021-02-18T17:07:24","modified_gmt":"2021-02-18T10:07:24","slug":"plh-bupati-lamsel-terima-dan-lepas-peserta-pidi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/02\/18\/plh-bupati-lamsel-terima-dan-lepas-peserta-pidi\/","title":{"rendered":"Plh Bupati Lamsel Terima dan Lepas Peserta PIDI"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL)\u00a0 : Pelaksana harian (Plh) Bupati Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM melepas dan menerima peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) bertempat di ruang Sekretaris Daerah setempat, Kamis (18\/2\/2021) pagi.<\/p>\n<p>Kedatangan para dokter muda itu turut didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Eka Riantinawati, serta Direktur RSUD Bob Bazar dr. Media Apriliana.<\/p>\n<p>Nampak hadir juga Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, dan Plt Asisten Bidang Adum, M. Darmawan.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Thamrin menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan komitmen peserta internsip periode Mei 2020 \u2013 Februari 2021 dalam menjalankan masa bakti di Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cAtas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini. Yang juga telah ikut membantu pemerintah daerah dalam melakukan penanganan Covid-19,\u201d ujar Thamrin.<\/p>\n<p>Thamrin juga mengucapkan selamat datang kepada para peserta Program Internsip Dokter Indonesia periode Februari 2021 di Bumi Khagom Mufakat. Dimana nantinya akan menjalani masa baktinya hingga Februari 2022 di Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cSelamat datang dan selamat menjalankan pengabdian di Kabupaten Lampung Selatan,\u201d kata Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan ini.<\/p>\n<p>Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati menjelaskan, peserta Program Internsip Dokter Indonesia periode Februari 2021 \u2013 Februari 2022 yang akan menjalani pengabdian sebanyak 15 orang.<\/p>\n<p>\u201cHari ini kita lepas terima. Yang lama selesai menjalankan pengabdian sebanyak 12 orang. Dan hari ini kita terima sebanyak 15 orang,\u201d terang Eka ditemui tim ini.<\/p>\n<p>Eka menyebut, 15 dokter internsip yang akan menjalani pengabdian itu berasal dari berbagai universitas yang tersebar di Indonesia. Seperti Universitas Malahayati, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Sumatera Utara, dan Unila.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Eka menjelaskan, nantinya 15 dokter internsip tersebut akan melaksanakan pengabdian selama satu tahun. Dengan ketentuan akan dirotasi dengan penempatan di Puskesmas Tanjung Bintang, Puskesmas Ketapang dan RSUD Bob Bazar Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cDi Puskesmas Tanjung Bintang 5 orang, Puskesmas Ketapang 5 orang dan RSUD Bob Bazar 5 orang. Mereka nantinya akan dirotasi dengan jadwal shift dari Puskesmas ke rumah sakit. Masuk tanggal 17 Februari 2021 sampai dengan 16 Februari 2022,\u201d tutur Eka.<\/p>\n<p>Eka berharap, keberadaan para dokter internsip itu dapat membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya adik-adik ini bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk direalisasikan ke tengah masyarakat. Karena mereka ini kan turun melakukan penyuluhan ke masyarakat,\u201d kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana ini. (Fit)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (JL)\u00a0 : Pelaksana harian (Plh) Bupati Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM melepas dan menerima peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) bertempat di ruang Sekretaris Daerah setempat, Kamis (18\/2\/2021) pagi. Kedatangan para dokter muda itu turut didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Eka Riantinawati, serta Direktur RSUD Bob Bazar dr. Media Apriliana. Nampak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16592,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-16591","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16591","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16591"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16593,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16591\/revisions\/16593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}