{"id":16402,"date":"2021-02-01T17:16:00","date_gmt":"2021-02-01T10:16:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=16402"},"modified":"2021-02-01T17:16:00","modified_gmt":"2021-02-01T10:16:00","slug":"pemkab-lampura-vaksinasi-perdana-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2021\/02\/01\/pemkab-lampura-vaksinasi-perdana-covid-19\/","title":{"rendered":"Pemkab Lampura Vaksinasi Perdana Covid-19"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>LAMPUNG UTARA (JL) &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) melaksanakan vaksin perdana Covid-19, Senin (1\/2\/2021). Sebabyak 15 pejabat dari unsur Forkompimda ikut dalam pelaksanaan suntik vaksin tersebut di antaranya, Sekda Lampura, Asisten I, Wakil Ketua DPRD, Dandim 0412\/LU, Kapolres, Kajari, sertabdari tokoh masyarakat, hingga perwakilan dari insan Pers.<\/p>\n<p>Bupati Lampura H. Budi Utomo, S.E., M.,M., mengatakan, pelaksanaan vaksin perdana Covid-19 untuk Kabupaten Lampung Utara berlangsung di 2 Rumah Sakit (RS). Yakni, RS H.M. Ryacudu Kotabumi dan RS Handayani.<\/p>\n<p>Sebab untuk pelaksanaan program vaksinasi virus Corona ini harus di tempat pelayanan kesehatan. \u201cHari ini kita melaksanakan vaksin perdana Covid-19. Selain di rumah sakit Ryacudu, pelaksanaan vaksin ini juga dilaksanakan di (RS) Handayani,\u201d kata Bupati kepada wartawan di RS H.M. Ryacudu.<\/p>\n<p>Idealnya, sambung Bupati, Kepala Daerah harus menjadi orang pertama yang di suntik vaksin. Namun karena usianya saat ini sudah 63 Tahun, sementara syarat penerima vaksin harus berusia 18-59 Tahun.<\/p>\n<p>\u201cKebetulan juga pak Sekda setelah diperiksa tensi darahnya 170, jadi harus ditunda dulu, begitu juga dengan Asisten I harus ditunda juga. Tapi dari perwakilan lainnya dapat berjalan semua untuk dilakukan vaksinasi,\u201d ungkap Bupati.<\/p>\n<p>Bupati menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bertahap selama 15 bulan atau sampai Maret 2022. Periode pertama berjalan hingga April 2021 dan Periode 2 terhitung April sampai Maret 2022.<\/p>\n<p>Tahapannya, untuk tenaga kesehatan di bulan Januari dan Februari diharapkan sudah selesai pelaksanaan vaksinasi. Kemudian tahap dua itu di bulan April yakni, TNI, Polri, Aparat Penegak Hukum, bagian Pelayanan Masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKepada masyarakat bahwa Covid-19 ini harus dikendalikan. Kita tetap terapkan protokol kesehatan. Saya yakinkan juga bahwa vaksin ini sudah halal dan telah teruji klinis dari BPOM,\u201d ucap Bupati.<\/p>\n<p>Bupati berharap, pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Lampura bisa berjalan lancar dengan mengacu pada aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>\u201cManakala ada habatan dari pemerintah pusat terkait anggaran untuk pelaksanaan vaksin, diupayakan untuk dapat menganggarkan mandiri. Ini akan kita bicarakan dengan DPRD,\u201d tandasnya. (rls)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; LAMPUNG UTARA (JL) &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) melaksanakan vaksin perdana Covid-19, Senin (1\/2\/2021). Sebabyak 15 pejabat dari unsur Forkompimda ikut dalam pelaksanaan suntik vaksin tersebut di antaranya, Sekda Lampura, Asisten I, Wakil Ketua DPRD, Dandim 0412\/LU, Kapolres, Kajari, sertabdari tokoh masyarakat, hingga perwakilan dari insan Pers. Bupati Lampura H. Budi Utomo, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16403,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-16402","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-utara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16402","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16402"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16402\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16404,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16402\/revisions\/16404"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16403"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16402"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16402"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16402"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}