{"id":16031,"date":"2020-12-27T22:19:50","date_gmt":"2020-12-27T15:19:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=16031"},"modified":"2020-12-27T22:19:50","modified_gmt":"2020-12-27T15:19:50","slug":"polsek-wonosobo-grebek-arena-perjudian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/12\/27\/polsek-wonosobo-grebek-arena-perjudian\/","title":{"rendered":"Polsek Wonosobo Grebek Arena Perjudian"},"content":{"rendered":"<p>Tanggamus (Journal) : Sejumlah sepeda motor dan sekarung buah kelapa yang telah pecah diamankan Polsek Wonosobo Polres Tangggamus dalam penggerebekan perjudian di Pekon Sopoyono Kecamatan Wonosobo. Minggu (27\/12\/20)<\/p>\n<p>Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Juniko mengungkapkan, penggerebekan dalam menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang resah atas maraknya dugaan tindak pidana perjudian jenis adu kelapa.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan informasi tersebut, kemudian dilakukan penggerebakan Sabtu (26\/12\/20) pukul 21.30 Wib, namun para penjudi kabur meninggalkan lokasi,&#8221; kata Iptu Juniko mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK, Minggu (27\/12\/20).<\/p>\n<p>Kapolsek menegaskan, atas ditemukan barang bukti tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan para pelaku.<\/p>\n<p>&#8220;Tindakan tegas ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan ataupun kluster penyebaran Covid-19,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Barang bukti diamankan Polsek Wonosobo melakukan penggerebekan atas informasi masyarakat yang resah adanya judi dan kerumunan di lokasi tersebut.(rls\/Jeni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanggamus (Journal) : Sejumlah sepeda motor dan sekarung buah kelapa yang telah pecah diamankan Polsek Wonosobo Polres Tangggamus dalam penggerebekan perjudian di Pekon Sopoyono Kecamatan Wonosobo. Minggu (27\/12\/20) Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Juniko mengungkapkan, penggerebekan dalam menindaklanjuti adanya laporan masyarakat yang resah atas maraknya dugaan tindak pidana perjudian jenis adu kelapa. &#8220;Berdasarkan informasi tersebut, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16032,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-16031","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tanggamus"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16031","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16031"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16031\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16033,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16031\/revisions\/16033"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16032"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16031"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16031"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16031"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}