{"id":15923,"date":"2020-12-16T13:58:10","date_gmt":"2020-12-16T06:58:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=15923"},"modified":"2020-12-16T13:58:10","modified_gmt":"2020-12-16T06:58:10","slug":"nanang-ermanto-panen-buah-semangka-bibit-lima-bulan-dua-kali-panen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/12\/16\/nanang-ermanto-panen-buah-semangka-bibit-lima-bulan-dua-kali-panen\/","title":{"rendered":"Nanang Ermanto Panen Buah Semangka, Bibit : Lima Bulan Dua Kali Panen"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (Journal): Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto kembali melakukan panen buah Semangka di kebun edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati setempat, pada Selasa sore (15\/12\/2020).<\/p>\n<p>Dalam panen itu, Nanang turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, beserta Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto.<\/p>\n<p>Nampak hadir juga, Kepala Dinas Pariwisata Rini ariasih, Kepala Dinas PPKB Eka Riantinawati, Kepala Dinas Kominfo M. Sefri Masdian, dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Thomas Amrico serta Kasatpol PP dan Damkar Heri Bastian.<\/p>\n<p>Nanang mengatakan, Semangka yang dipanen di kebun edukasi rumah dinas bupati itu menghasilkan buah yang sangat memuaskan. Bobotnya mencapai 7 kilogram perbuah.<\/p>\n<p>\u201cIni asli hasil panen dari kebun edukasi rumah dinas bupati,\u201d ujar Nanang sambil menunjukan pangkal batang yang masih menempel di ujung buah Semangka.<\/p>\n<p>Nanang juga mengatakan, dengan panen di kebun edukasi itu, memberi contoh bahwa pemanfataan lahan itu penting untuk ketahanan pangan dan kepentingan rumah tangga.<\/p>\n<p>\u201cKita manfaatkan lahan tidur supaya bermanfaat. Hasilnya bisa untuk menjaga ketersediaan pangan, dan juga mengarah pada kesejahteraan masyarakat. Apalagi dalam situasi ditengah pandemi Covid-19 sekarang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto menjelaskan, panen Semangka itu yang kedua kali dalam kurun waktu lima bulan.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Bupati Lampung Selatan juga telah melakukan panen buah semangka bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Republik, pada 3 September 2020 lalu.<\/p>\n<p>\u201cIni (panen) yang kedua. Dalam tempo lima bulan kita bisa panen Semangka dua kali. Sebentar lagi kita juga akan penen buah melon,\u201d kata Bibit disela-sela kegiatan itu.<\/p>\n<p>Bibit mengatakan, selain Semangka, di lahan seluas 2,5 hektare itu juga terdapat tanaman buah lainnya. Seperti Durian, Alpukat, Melon, Cabe, Tomat, dan tanaman Toga.<\/p>\n<p>Bibit menambahkan, nantinya keberadaan kebun buah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari agrowisata maupun sarana wisata edukasi bagi masyarakat luas.<\/p>\n<p>\u201cBuah semangka yang kita tanam ada 4.000 batang. Rata-rata tiap batang bobotnya 6-7 kilogram perbuah. Kedepan kita berharap kebun ini bisa menjadi contoh. Sepanjang ada kemauan untuk memanfaatkan lahan, pasti kita bisa sukses,\u201d tandasnya. (Fit)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (Journal): Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto kembali melakukan panen buah Semangka di kebun edukasi yang berada di areal rumah dinas bupati setempat, pada Selasa sore (15\/12\/2020). Dalam panen itu, Nanang turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin, beserta Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto. Nampak hadir juga, Kepala Dinas Pariwisata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15924,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-15923","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15923"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15925,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15923\/revisions\/15925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}