{"id":14259,"date":"2020-07-19T14:45:44","date_gmt":"2020-07-19T07:45:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=14259"},"modified":"2020-08-17T14:48:25","modified_gmt":"2020-08-17T07:48:25","slug":"menteri-kelautan-dan-perikanan-dukung-gubernur-arinal-majukan-perikanan-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/07\/19\/menteri-kelautan-dan-perikanan-dukung-gubernur-arinal-majukan-perikanan-lampung\/","title":{"rendered":"Menteri Kelautan dan Perikanan Dukung Gubernur Arinal Majukan Perikanan Lampung"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Timur (Journal Lampung ) : Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo siap mendukung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memajukan Sektor Perikanan di Provinsi Lampung. Menteri Edhy menilai potensi Sektor Perikanan Lampung luar biasa. Gubernur Arinal sendiri menjelaskan meski di tengah pandemi covid-19, volume ekspor perikanan Lampung semester pertama 2020 sebesar 8.492,5 ton naik 18% dibandingkan semester pertama tahun 2019. Dukungan Menteri Edhy Prabowo disampaikan dalam kunjungan di Pelabuhan Perikanan Pantai dan TPI di Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (19\/7\/2020). \u201cTerimakasih saya ucapkan kepada Bapak Gubernur yang memang selalu luar biasa. Kami siap membangun sektor perikanan di wilayah Lampung. Tugas Menteri melayani rakyat, kami siap membangun Lampung,\u201d ujar Menteri Edhy. Sebelumnya, Gubernur Arinal bersama Menteri Edhy Prabowo mengunjungi lokasi panen udang di tambak binaan CP Prima. Lalu dilanjutkan penanaman mangrove di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai dan berdialog dengan masyarakat. Hadir pula Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dan Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari. Menteri Edhy menilai Provinsi Lampung memiliki pelabuhan perikanan pantai yang luar biasa. \u201cSaya melihat langsung Kabupaten Lampung Timur dengan pelabuhan perikanan pantainya yang sangat luar biasa. Pelabuhan ini layak untuk ditingkatkan dan diperbesar,\u201d katanya. Untuk itu, Edhy juga akan membangun komunikasi dengan Kementerian PUPR terkait dengan infrastruktur jalan yang ada di pelabuhan tersebut. \u201cKita akan komunikasikan kepada Kementerian PUPR terkait infrastruktur jalannya, apalagi Bapak Gubernur sudah hadir langsung,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Edhy menyebutkan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan selalu hadir bersama-sama masyarakat. \u201cMasalah nelayan, fasilitas apa pun yang disini, saya minta kepada Dirjen tolong dilihat apa yang bisa kita perbuat,\u201d ujarnya. Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan Lampung sendiri memiliki potensi kelautan perikanan yang cukup besar. \u201cProduksi perikanan tahun 2019 sebesar 338 ribu ton dimana produksi perikanan tangkap 157 ribu ton dan perikanan budidaya 181 ribu ton,\u201d ujar Gubernur Arinal. Meski di tengah pandemi covid-19, volume ekspor perikanan Lampung semester pertama 2020 sebesar 8.492,5 ton naik 18% dibandingkan semester pertama tahun 2019. \u201cUntuk komoditas rajungan, Lampung memiliki kebijakan pengelolaan berkelanjutan bekerja sama dengan NGO nasional dan internasional (Starling, CTC,EDF) dengan lokasi Kabupaten Lampung Timur, Tulang Bawang dan Lampung Tengah. Rajungan Lampung menyumbang 10-15 % volume ekspor nasional dengan nilai ekspor Rp.490 milyar\/tahun,\u201d katanya. Arinal menyebutkan Provinsi Lampung juga telah memiliki PERDA nomor 01 tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau kecil (RZWP3K). \u201cLampung merupakan Provinsi yang \u00a0pertama di Sumatera dan ke delapan di Indonesia yang memiliki Perda RZWP3K,\u201d ujarnya. (Adpim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur (Journal Lampung ) : Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo siap mendukung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memajukan Sektor Perikanan di Provinsi Lampung. Menteri Edhy menilai potensi Sektor Perikanan Lampung luar biasa. Gubernur Arinal sendiri menjelaskan meski di tengah pandemi covid-19, volume ekspor perikanan Lampung semester pertama 2020 sebesar 8.492,5 ton naik 18% [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14260,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"class_list":["post-14259","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pemprov"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14259"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14259\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14314,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14259\/revisions\/14314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14260"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}