{"id":14114,"date":"2020-07-10T23:55:28","date_gmt":"2020-07-10T16:55:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=14114"},"modified":"2020-08-04T23:57:49","modified_gmt":"2020-08-04T16:57:49","slug":"anggota-dprd-lampung-sosialisasikan-perda-perlindungan-anak-di-pringsewu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/07\/10\/anggota-dprd-lampung-sosialisasikan-perda-perlindungan-anak-di-pringsewu\/","title":{"rendered":"Anggota DPRD Lampung Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Pringsewu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: Arial;\">Pringsewu (Journal) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung FX Siman melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2017 tentang perlindungan anak.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">Kegiatan yang dilaksanakan di Pekon\/Desa Bumiayu, Kecamatan Pringsewu, Jumat (10-7-2020), guna menyikapi maraknya kasus kekerasan maupun seksual anak di Provinsi Lampung.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Bupati Pringsewu H Fauzi, Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan, kepala pekon dan tokoh masyarakat setempat serta narasumber Sudewi dan Andreas Andoyo yang keduanya merupakan dosen STMIK Pringsewu.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">FX Siman mengatakan, sosialisasi Perda tentang perlindungan anak dilakukan karena kasus kekerasan terhadap anak-anak di Kabupaten Pringsewu cukup menonjol.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">&#8220;Semoga dengan disosialisasikannya Perda ini dapat meredam semakin maraknya aksi kekerasan terhadap anak,&#8221; ujarnya.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">Sementara, Wakil Bupati Pringsewu H Fauzi mengucapkan terima kasih dan bangga kepada anggota DPRD Provinsi Lampung FX Siman yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Perda perlindungan anak.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">Kegiatan ini, menurut dia sangat positif serta salah satu bentuk tanggung jawab terhadap konstituennya. Karena di Kabupaten Pringsewu saat ini ada 20 kasus yang melibatkan anak-anak, baik sebagai korban maupun pelaku.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">&#8220;Maka saya mengajak warga untuk selalu menjaga anak-anaknya. Biasanya para pelaku predator anak di bawah umur itu malah orang dekatnya sendiri,&#8221; ujarnya.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Arial;\">Semua orang tua, kata dia, wajib selalu mengawasi dengan siapa anaknya bergaul. &#8220;Tetapi yang lebih penting tanamkan keimanan kepada anak-anak kita,&#8221; imbau Wabup Fauzi.<\/span><\/p>\n<p>(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pringsewu (Journal) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung FX Siman melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2017 tentang perlindungan anak. Kegiatan yang dilaksanakan di Pekon\/Desa Bumiayu, Kecamatan Pringsewu, Jumat (10-7-2020), guna menyikapi maraknya kasus kekerasan maupun seksual anak di Provinsi Lampung. Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Bupati Pringsewu H [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14115,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[49],"tags":[],"class_list":["post-14114","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dprd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14114"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14114\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14116,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14114\/revisions\/14116"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14115"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}