{"id":12903,"date":"2020-05-20T11:46:14","date_gmt":"2020-05-20T04:46:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=12903"},"modified":"2020-06-03T09:48:45","modified_gmt":"2020-06-03T02:48:45","slug":"pemda-lampung-utara-salurkan-paket-sembako-untuk-warga-terdampak-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/05\/20\/pemda-lampung-utara-salurkan-paket-sembako-untuk-warga-terdampak-covid-19\/","title":{"rendered":"Pemda Lampung Utara Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\">Lampung Utara (Journal): Pemeintah Kabupaten Lampung Utara melalui Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mendistribusikan paket bantuan kepada warga yang terampak wabah corona.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Lampung Utara yang juga Plt Bupati Lampung Utara, Budi Utomo melalui juru bicaranya Sekretariatan Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sanny Lumi mengatakan, paa Senin (11\/5\/2020) kemarin sebanyak 377 paket sembako telah diberikan kepada warga yang terdampak akibat wabah Covid-19 di daerah setempat.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12905\" src=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/1589949871346-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/1589949871346-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/1589949871346.jpg 320w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Pembagian lanjutan untuk penyaluran bantuan paket sembako sudah dilakukan kemarin, sebelumnya yang di bagikan kepada warga yang terdampak di wilayah Tugu Payanmas dan Taman Sahabat oleh Bupati,&#8221; kata Sanny Lumi, di sekretariatan Posko Covid-19 yang bertempat di Gedung Korpri Kotabumi, Selasa (12\/5\/2020).<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\">Menurutnya, sampai dengan saat ini pihaknya (Tim Gugus Tugas) telah menyalurkan 377 paket sembako kepada masing-masing warga yang terdampak Covid-19. Bantuan-bantuan yang disalurkan itu, lanjutnya baru jenis sembako yang berasal dari bantuan donatur di daerah tersebut.<\/div>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12906\" src=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/1589949914695-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/1589949914695-225x300.jpg 225w, https:\/\/www.journallampung.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/1589949914695.jpg 240w\" sizes=\"auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Realisasi bantuan ini merupakan dalam upaya penanganan dikondisi pandemi Covid-19, yang dikhususkan bagi warga terdampak.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Kita fokuskan dengan pelaksanaan tugas dan sesuai instruksi pimpinan sjaa dan bahan yang akan disalurkan untuk warga,&#8221; ujarnya menepis isu yang berkembang bahwa Pemda Lampung Utara sudah banyak mendapatkan bantuan dari berbagai sumber namun belum direalisasikan kepada warga. &#8220;Faktanya apa yang diamanatkan telah kita salurkan sesuai dengan kereteria penerima yang telah ditentukan, baik itu sembako maupun APD,&#8221; ungkapnya.<\/div>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\">Dijelaskannya, pemberian bantuan itu telah diberikan kepada warga terdampak dalam beberapa kegiatan. Seperti dalam pembagian sembako kepada 100 pedagang yang biasa menjalankan aktifitasnya di Tugu Payanmas Kotabumi dan pedagang di Taman Sahabat Kotabumi. Selanjutnya juga telah disalurkan sebanyak 106 paket untuk Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung penyebaran covid-19 hingga bantuan kepada keluarga dari warga terkonfirmasi positif yang saat ini sedang menjalani karantina di tempat khusus di komplek Islamic Center Kotabumi.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Selian itu, tambahnya, bantuan-bantuan yang bersumber dari para donatur juga sudah di salurkan oleh pengerak PKK.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Bantuan itu juga sudah termasuk yang diserahkan tim penggerak PKK saat melaksanakan bagi-bagi sembako kepada warga terdampak langsung penyebaran covid-19. Tapi ini berdasarkan data yang ada dengan kami, tapi kalau di dinas intansi lain langsung kepada satuan kerja terkait masing-masing,&#8221; jelasnya.<\/div>\n<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\">Kondisi saat ini untuk bahan bantuan sembako yang ada di Posko Gugus Tugas Perpecepatan Penanganan Covid-19 Lampung Utara masih tersedia sekitar 980 kilogram beras. Bahan bantuan itu akan dibagikan pada tahap selanjutnya. Sembari menunggu bantuan lain untuk melengkapi kebutuhan dilapangan yang khususnya diperuntukan bagi warga terampak.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Jadi sisanya ini kita menunggu. Karena yang ada itu hanya beras, siapa tahu ada tambahan seperti telur, mie dan bahan pokok lainnya, tapi kalau tidak ada yang beguyur secara bertahap akan kita salurkan kepada warga,&#8221; pungkasnya.<b>\u00a0(Advetorial)<\/b><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Utara (Journal): Pemeintah Kabupaten Lampung Utara melalui Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kembali mendistribusikan paket bantuan kepada warga yang terampak wabah corona. Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Lampung Utara yang juga Plt Bupati Lampung Utara, Budi Utomo melalui juru bicaranya Sekretariatan Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sanny Lumi mengatakan, paa Senin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12904,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-12903","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-utara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12903"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12903\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12907,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12903\/revisions\/12907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12904"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}