{"id":10686,"date":"2020-01-29T22:11:06","date_gmt":"2020-01-29T15:11:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=10686"},"modified":"2020-01-29T22:11:06","modified_gmt":"2020-01-29T15:11:06","slug":"kurang-serius-perbaiki-listrik-warga-akan-adukan-pln","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/01\/29\/kurang-serius-perbaiki-listrik-warga-akan-adukan-pln\/","title":{"rendered":"Kurang Serius Perbaiki Listrik, Warga Akan Adukan PLN"},"content":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (Journal) : Warga Perum Wanalestari Jl. Darfa Gg. Musola dan Darfa 3, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung resah karena kerap mengalami pemadaman listrik. <\/p>\n<p>Usut punya usut, ternyata penyebab listrik sering mati itu karena kabel dan trafo di salah satu tiang listrik dalam komplek perum tersebut sering jebol dan mengeluarkan api. <\/p>\n<p>\u201c Kejadian mati listrik ini sudah terjadi selama beberapa bulan ini,\u201d kata Emil salah satu warga Gg Musolah, Rabu (29\/01\/2020).<\/p>\n<p>Emilo pun bertanya dan heran persoalan listrik di wilayah Bandarlampung tidak pernah beres.<\/p>\n<p>\u201cDalam bulan ini (Januari, red) komplek kami sudah mengalami tiga kali pemadaman listrik total,\u201d imbuh Emil.<\/p>\n<p>Sementara Aplah warga Gg Darfa mengaku sangat kecewa dengan kinerja PLN. Bukan hanya kecewa, dirinya dan warga setempat juga khawatir dampak dari kabel dan trafo itu bisa berpotensi terjadinya kebakaran.<\/p>\n<p>\u201dKami sangat kecewa, kenapa jalur kami aja yang mati. Takut aja kalau sampai terjadi kebakaran ,\u201c tutur Aplah.<\/p>\n<p>Yosa Marendra, Warga Wana Lestari juga mengungkapkan, akibat seringnya terjadi mati listik membuat barang-barang elektronik mereka banyak yang tidak berfungsi lagi. Kejadian (mati listrik, red) seperti ini terjadi dan terulang lagi pada hari Selasa malam.<\/p>\n<p>\u201cKami telah beberapa kali melaporkan kepada pihak PLN. Dan memang setelah kami laporkan mereka datang dan memperbaiki secara manual.<\/p>\n<p>Namun perbaikan dari pihak PLN itu sifatnya sementara, petugas PLN tidak memperbaiki secara permanen.<br \/>\nMenurutnya, pihak PLN sepertinya tidak serius menangani ini persoalan yang dikeluhkan warga. Untuk itu, kata Yosi, pihaknya menginginkan agar dibuatkan gardu listrik tambahan, karena jalur yang ada ini sudah penuh atau over load.<\/p>\n<p>Yosa dan warga Wana Lestari telah sepakat akan mengadukan ini kepada PLN wilayah, YLKI lampung, DPRD Bandar Lampung dan DPRD Provinsi Lampung. <\/p>\n<p>\u201cAkan kami tindaklanjuti persoalan ini apabila dalam waktu dekat ini tidak ada niat baik dari pihak PLN,\u201d tandas Yosa. (r)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (Journal) : Warga Perum Wanalestari Jl. Darfa Gg. Musola dan Darfa 3, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung resah karena kerap mengalami pemadaman listrik. Usut punya usut, ternyata penyebab listrik sering mati itu karena kabel dan trafo di salah satu tiang listrik dalam komplek perum tersebut sering jebol dan mengeluarkan api. \u201c Kejadian mati listrik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10689,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-10686","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bandarlampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10686"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10691,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10686\/revisions\/10691"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}