{"id":10469,"date":"2020-01-19T21:02:37","date_gmt":"2020-01-19T14:02:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=10469"},"modified":"2020-01-19T21:02:37","modified_gmt":"2020-01-19T14:02:37","slug":"kodim-0421-lamsel-tanam-4-000-bibit-pohon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/01\/19\/kodim-0421-lamsel-tanam-4-000-bibit-pohon\/","title":{"rendered":"Kodim 0421 Lamsel Tanam 4.000 Bibit Pohon"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (Journal): Dalam rangka mendukung program penghijauan (go green), Komando Distrik Militer (Kodim) 0421 Lampung Selatan melakukan penanaman 4.000 pohon di kawasan PT Penyelamatan Alam Nusantara, Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Jumat (17\/1\/20) pagi.<\/p>\n<p>Kegiatan yang dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav. Robinson Octovianus Bessie turut dihadiri Pelaksana tugas Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Winarni, serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.<\/p>\n<p>Dandim 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav. Robinson Octovianus Bessie mengatakan, tujuan dari launching program milenial go green 2020 tersebut adalah untuk menyadarkan masyarakat agar dapat menjaga dan melestarikan alam sekitar serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak merusak alam.<\/p>\n<p>\u201cMenanam pohon itu manfaatnya banyak. Selain dapat menjadikan bumi ini lebih indah, berseri, sehat dan lebih hijau kembali, dengan go green dapat mengurangi dampak global warming,\u201d ujar Dandim saat menyampaikan sambutannya.<\/p>\n<p>Menurutnya, penanaman pohon itu merupakan salah satu unsur penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Sebab itu katanya, lingkungan hidup perlu dipelihara dan dilestarikan agar keseimbangan alam tetap terjaga dengan baik.<\/p>\n<p>\u201cNamun semakin berkembangan zaman, menyebabkan semakin berkurangan perhatian masyarakat akan pentingnya lingkungan hidup,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p>Dirinya berharap, program penghijauan alam itu dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan. Sehingga kedepan, manfaatnya dapat dirasakan bagi masyarakat maupun berguna untuk kelestarian alam.<\/p>\n<p>Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto sangat mengapresiasi kegiatan penghijauan tersebut. Ia pun berharap program itu bisa berlanjut ke kecamatan lain yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.<\/p>\n<p>\u201cIni kegiatan yang sangat penting. Dengan penanaman pohon, bisa mencegah terjadinya longsor dan banjir. Dengan penghijauan, kita juga bisa menghirup udara yang baik,\u201d kata Nanang.<\/p>\n<p>Dari informasi yang dihimpun, selain penghijauan, dalam launcing milenial go green itu juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah oleh Puskesmas setempat serta senam jantung sehat bersama masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Selain diikuti seluruh jajaran Kodim 0421 dan Persit Kartika Candra Kirana Lampung Selatan, kegiatan penghijauan itu juga melibatkan unsur dari Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Kepala Pembibitan Wilayah Lampung Selatan, serta pelajar dari wilayah Kecamatan Ketapang dan Penengahan. (Fitri)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Selatan (Journal): Dalam rangka mendukung program penghijauan (go green), Komando Distrik Militer (Kodim) 0421 Lampung Selatan melakukan penanaman 4.000 pohon di kawasan PT Penyelamatan Alam Nusantara, Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Jumat (17\/1\/20) pagi. Kegiatan yang dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav. Robinson Octovianus Bessie turut dihadiri Pelaksana tugas Bupati Lampung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10470,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-10469","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-selatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10469"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10471,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10469\/revisions\/10471"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}