{"id":10307,"date":"2020-01-09T10:01:04","date_gmt":"2020-01-09T03:01:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=10307"},"modified":"2020-01-11T10:04:14","modified_gmt":"2020-01-11T03:04:14","slug":"soal-aset-pemprov-raib-begini-sikap-anggota-komisi-iii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2020\/01\/09\/soal-aset-pemprov-raib-begini-sikap-anggota-komisi-iii\/","title":{"rendered":"Soal Aset Pemprov Raib, Begini Sikap Anggota Komisi III"},"content":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (Journal) : Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Joko Santoso merespon terkait dugaan raib nya aset\/lahan milik Pemprov Lampung.<\/p>\n<p>Joko berjanji akan mengambil langkah dengan menghubungi pihak yang mengelola aset di sekretariat daerah  Pemprov Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Di mana lokasinya, nanti saya konfirmasi dulu dengan aset, &#8221; kata Anggota Fraksi dari Partai Amanat Nasional  (PAN) itu saat dihubungi journallampung.com melalui pesan whatsapp, Kamis (09\/01\/2020).<\/p>\n<p>Diektahui Sebelumnya, Aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berupa sebidang tanah\/lahan di kawasan jalur dua jalan Pramuka Rajabasa,  Bandarlampung raib. <\/p>\n<p>Lahan seluas 377 meter yang awalnya dikelola Biro Aset dan Perlengkapan Pemprov Lampung dan digunakan Kwarda Lampung itu telah berpindah tangan kepemilikan. <\/p>\n<p>Hasil penelusuran diketahui, lahan yang diatasnya terdapat warung soto dan bengkel itu diklaim oleh sejumlah tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut. <\/p>\n<p>Lahan yang selama ini digunakan Kwarda Lampung tersebut selama ini sejak adanya gedung Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklatda)  Intanpura itu tidak ada yang mengusik. <\/p>\n<p>Namun dalam prosesnya (beralih kepemilikan, red) terbit surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandarlampung dengan nomor data fisik dan data yuridis : 704\/PFY\/\/PTSL\/2019 tanggal 09-08-2019 atas nama pemegang hak Abdul Razak Rais yang ditandatangani Kepala BPN Kota Bandarlampung Heru Alfaizal.,ST. MH. <\/p>\n<p>Salah satu sumber di Biro Aset dan Perlengkapan Pemprov Lampung mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara detil soal beralihnya aset berupa lahan seluas 377 meter tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Data itu sudah ada sejak lama, &#8221; kata sumber itu singkat, Selasa (07-01-2020). <\/p>\n<p>Herni (58) pedagang soto yang menyewa lahan itu mengatakan kaget karena dirinya mendapat kabar bahwa lahan yang ditempatinya akan dibangun ruko. <\/p>\n<p>&#8220;Ya itu ternyata sudah di dp oleh orang yang membeli nya,&#8221; ungkapnya. <\/p>\n<p>Warga komplek Rajabasa Indah ini juga mengaku baru beberapa bulan lalu tepat nya bulan November 2019 sudah memperpanjang sewa dengan pihak Kwarda Lampung.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bingung mau jualan di mana padahal sejak 10 tahun saya dagang tanah ini aman-aman saja, &#8221; (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandar Lampung (Journal) : Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Joko Santoso merespon terkait dugaan raib nya aset\/lahan milik Pemprov Lampung. Joko berjanji akan mengambil langkah dengan menghubungi pihak yang mengelola aset di sekretariat daerah Pemprov Lampung. &#8220;Di mana lokasinya, nanti saya konfirmasi dulu dengan aset, &#8221; kata Anggota Fraksi dari Partai Amanat Nasional (PAN) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10304,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[],"class_list":["post-10307","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bandarlampung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10307"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10309,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10307\/revisions\/10309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}