{"id":10103,"date":"2019-12-31T17:31:32","date_gmt":"2019-12-31T10:31:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.journallampung.com\/?p=10103"},"modified":"2019-12-31T17:31:32","modified_gmt":"2019-12-31T10:31:32","slug":"idap-penyakit-tulang-belakang-masa-depan-rizka-dipertaruhkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/2019\/12\/31\/idap-penyakit-tulang-belakang-masa-depan-rizka-dipertaruhkan\/","title":{"rendered":"Idap Penyakit Tulang Belakang, Masa Depan Rizka Dipertaruhkan"},"content":{"rendered":"<p>Lampung Timur (Journal) : Rizka (1,8) kerap menahan sakit akibat mengandung penyakit tulang belakang. Putri dari Lanjar warga Dusun 6 Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur itu bahkan harus hidup tanpa sang ibunda yang diduga minggat dan tidak diketahui keberadaanya.<\/p>\n<p>\u201cAnak saya mengidap penyakit tulang belakang dan kelainan daya tangkap berpikir,\u201d ungkap Lanjar kepada media, Senin 30 Desember 2019 .<\/p>\n<p>Lanjar menuturkan, pada saat istrinya melahirkan Riza, dirinya sudah berusaha untuk mengetahui dan berusaha mengobati penyakit anaknya dengan emndaftarkan keluarganya ke BPJS Mandiri Kelas III.<\/p>\n<p>\u201cTujuannya agar anak saya bisa mendapatkan perawatan medis,\u201d imbuh Lanjar.<\/p>\n<p>Namun keinginan tidak sesuai pengharapan, biaya alias iuran BPJS itu tidak mampu dibayarkan oleh Lanjar yang hanya kerja serabutan. <\/p>\n<p>\u201cjangankan untuk membayar iuran BPJS untuk makan saja sudah susah jadi terkait BPJS itu tidak sanggup lagi untuk membayarnya ,\u201d ujar Lanjar lirih.<\/p>\n<p>Dengan kondisi yang miris itu, Lanjar hanya berharap bantuan atau kepedulian dari pemerintah untuk mendapatkan haknya sebagai warga yang kurang mampu. Ini mengingat saat ini lanjar selain harus hidup bersama dua anaknya sejak ditinggal istrinya pergi.<\/p>\n<p>Lanjar mengaku pernah mengunjungi dr Firman untuk pengobatan Rizka, namun belum ada perubahan bahkan sudah 20 Bulan umur Rizak, putrinya itu juga belum bisa duduk sendiri dikarenakan penyakit yang diderita.<br \/>\nBahkan, dari pihak Puskesmas Metro Kibang juga sudah pernah datang ke rumahnya, akan tetapi juga belum ada tindakan terkait nasib anaknya. (r)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur (Journal) : Rizka (1,8) kerap menahan sakit akibat mengandung penyakit tulang belakang. Putri dari Lanjar warga Dusun 6 Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Lampung Timur itu bahkan harus hidup tanpa sang ibunda yang diduga minggat dan tidak diketahui keberadaanya. \u201cAnak saya mengidap penyakit tulang belakang dan kelainan daya tangkap berpikir,\u201d ungkap Lanjar kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10104,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-10103","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lampung-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10105,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10103\/revisions\/10105"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.journallampung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}