Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Ketua Dewan Pers : Kemerdekaan Pers Indonesia Cukup Bebas

Jakarta – Anggota PWI Se-Indonesia berkumpul dan menuangkan gagasan-gagasan dalam perhelatan puncak Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Candi Bentar, Ancol, Jakarta 18-21 Februari 2024.

 

” Kita sama sama  menghaturkan syukur kepada Allah Subhana Wataalla atas kesempatan hari ini. Pers sangat sejauh ini sangat berdedikasi dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, ” kata Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu di depan Presiden Joko Widodo dalam perayaan HPN tersebut.

 

Momentum ini, kata Ninik, sekaligus kesempatan untuk bersyukur dengan terlaksananya perhelatan pemilihan umum tahun 2024. Ini adalah satu tinggal demokrasi dan pers adalah salah satu penegak demokrasi.

 

“Pasca reformasi kondisi kemerdekaan pers di Indonesia termasuk respon dinamika pemberitaan pemilu berangsur-angsur membaik, ” imbuh Ninik.

 

Ninik menambahkan, hasil survei indeks kemerdekaan pers selama empat tahun berturut-turut hasilnya memposisikan pers Indonesia dalam kategori cukup bebas.

 

Meskipun secara perolehan skor mengalami penurunan sebesar 6,31 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Melihat perkembangan pers saat ini maka akan ada pekerjaan rumah di tahun-tahun mendatang.

 

Pekerjaan rumah tersebut diantaranya, sisi kualitas pers yang dituntut mampu menjawab kebutuhan publik akan pentingnya informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Peningkatan aduan produk pers sebesar 30 persen selama lima tahun terakhir. Itu dapat dimaknai adanya ketidakpuasan publik pada karya jurnalisme.

 

“Sekaligus ini mencerminkan kesadaran dan kepedulian publik terhadap pers. Laporan reuter tahun 2023 menyebutkan adanya penurunan kepercayaan kepada pers secara global. Dari jumlah itu, hanya 40 persen responden yang menjawab percaya penuh pada Pers, ” pungkas Ninik. (red)

 



WhatsApp chat