PAMSIMAS Pekon Kejadian Lom Diduga Bermasalah
TANGGAMUS (JL) – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.
Program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah perdesaan. Dengan Pamsimas, diharapkan mereka dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Penerapan program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs (sektor air minum dan sanitasi) melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.
Ironisnya, program yang ini tidak selalu dilaksanakan dengan baik. Ada saja diduga oknum nakal yang memanfaatkan program pemerintah ini untuk meraup keuntungan.
Salah satu contoh yakni bangunan PAMSIMAS Pekon Kejadian Lom, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus ini. Bangunan yang dikerjakan tahun 2019 ini tidak kunjung selesai dan tak dapat digunakan sampai saat ini.
Menurut masyarakat sekitar, sejak dibangun tahun lalu, bangunan ini belum pernah digunakan.
” Kalau anggarannya kami kurang tau berapa, tapi pasti bisa kita perkirakan ratusan juta, dari dibikin belum ada pernah dipake, entah gimana,” katanya baru-baru ini.
Dirinya juga mengatakan bahwa, diduga yang menyuplai matrial adalah pendamping.
” Kayanya si denger-denger yang nyuplai matrial (pipa) pendampingnya, tapi kurang tau pasti, tanya aja sama pak sekdes pak,” tutupnya.
Sementara Sekdes kejadian belum dapat dikonfirmasi, meskipun tlp dalam keadaan aktif namun tidak menjawab panggilan. (rls/tim)
