Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Hendro Basuki : 95 Persen Peserta Tidak Tahu Teori Jurnalistik

 

Bandar Lampung (Journal) : Ending dari profesi wartawan adalah menulis buku. Pertama wartawan harus bisa menulis kolom, artikel, feature, straigtnews yang merupakan tahapan penulisan yang baik.

Demikian disampaikan Wall Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Hendri Basuki dalam penutupan UKW ke-XX PWI Lampung, 23 November 2019.

Menurut Hendro, rangkaian empat unsur yang harus dilakukan jurnalis itu harus berjenjang. Ketika alur tersebut diikuti, maka cara penulisan wartawan harus ditingkatkan mulai dari muda, madya dan utama.

“Jadi disitu ada unsur-unsur leadership yang mengikuti, karena anda sudah mulai mengelola orang dalam format kecil, ” papar Hendro.

Dikatakan Hendro, seorang wartawan terutama dari jenjang muda, harus paham dan mengerti teknis penulisan sebagaimana terdapat dalam empat hal diatas.

Ditambahkan Hendro, seorang wartawan harus membereskan terlebih dulu cara penulisan sebuah berita, baik itu kata, kalimat, koma dan titik.

“Maka meski anda punya objek berita sehebat apapun, namun ketika anda tidak beres dalam kata, kalimat, koma dan titik, tulisan itu akan buyar semuanya,” kata Hendro.

Berlanjut ke struktur, lanjut Hendro soal struktur penulisan bahwa satu kalimat sebaiknya berapa kata, satu alenia berapa kalimat. Jika sudah memahami struktur tersebut maka penulisan itu dinaikkan sampai wartawan memahami sebuah peristiwa.

Terkait dengan kompetensi wartawan, Hendro mengakui Lampung merupakan salah satu provinsi terbaik. Gedung PWI Lampung sangat mewah dan megah.

“Maka pertanggung jawaban dari apa yang dimiliki oleh PWI Lampung ini diharapkan akan lahir wartawan yang berkualitas,” katanya.

Berdasarkan hasil dan evaluasi dari pelaksanaan UKW sendiri, Hendro yakin para peserta hampir 95 persen tidak pernah membaca buku teori jurnalistik. Buku itu sangat penting untuk mendapatkan penjelasan atas teori jurnalistik.

“Dengan demikian jika anda berargumentasi dengan saya sebagai penguji, anda memiliki kapasitas yang cukup untuk membantah penguji,” pungkasnya. (r)



WhatsApp chat