Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Perbaikan Jalan Provinsi Rp104 Miliar Belum Dilelang, Legislatif Anggap Arinal Lamban

Bandar Lampung (Journal) : Janji Gubenur Lampung, Arinal Djunaidi untuk memperbaiki jalan di Provinsi Lampung dinilai lambat oleh DPRD Provinsi Lampung. Anggota Komisi II DPRD Lampung I Komang Koheri menyesalkan pembangunan infrastruktur terutama perbaikan jalan di Lampung Tengah yang sudah dianggarkan sebesar Rp104 Miliar belum juga dilakukan lelang.

“DPRD provinsi mengharapkan cepat di lelang, karena rakyat sudah menunggu janji gubenur untuk memperbaiki jalan di Provinsi Lampung,” kata Komang saat dihubungi, (Kamis 1/8/2019).

Jika tak dilakukan secepat mungkin, pihaknya mengkhawatirkan keterlambatan itu menyebabkan kualitas infrastruktur semakin buruk.

“Ini sama sekali belum ada pengerjaan, pihaknya khawatir kualitas pekerjaan yang dihasilkan buruk dan asal-asalan akibat pengerjaan yang buru-buru, nantinya bisa mubazir hasilnya,” tegas Komang.

Komang meminta agar Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) cepat untuk memperbaiki jalan-jalan provinsi di Lampung. “Saya mengharapkan Gubenur untuk turun ke Lampung Tengah untuk melihat kondisinya yang nyata agar melihat jalan-jalan yang sangat buruk, padahal ini pusat perekonomian rakyat,” ujar Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDI Perjuangan ini.

Jalan yang buruk itu, kata Komang terjadi di ruas Kota Gajah Simpang Randu, apalagi itu jalan yang diakses masyarakat dan setiap harinya dilalui oleh  rakyat. Belum lagi di ruas Metro sampai Gaya Baru.

Tak hanya  kondisi ruas itu yang parah dan vital, menurut anggota DPR RI terpilih dapil Lampung II ini  adalah kondisi ruas Bandar Jaya sampai Mandala.

“Jalan yang rusak juga dari Bandar Jaya menuju Simpang Agung, kita mengarapkan segera diperbaiki. Kita minta ke gubenur agar provinsi dapat menigkatan ke jalan nasional, kalau memang ‘angkat tangan’ memperbaikinya. Karena dijalan tersebut kondisinya akan cepat rusak kalau tidak ditangani serius. Sebab, terus menerus dilalui muatan kendaraan  bertonase,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas (PU-PR) Mulyadi Irsan dan Kepala Bidang Perencanaan (PU-PRI) Muhammad Taufiqullah belum dapat di konfirmasi. (r)



WhatsApp chat