Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Antusiasme Masyarakat, Warnai Semarak Karnaval Budaya Bumi Sekala Bekhak

Lampung Barat (Journal) : Wakil Bupati Lambar Drs. H. Mad hasnurin membuka Semarak Karnaval Kemilau Budaya Bumi Sekala Bekhak “Pahar Agung Lampung Sai Batin”, yang dilaksanakan di Kawasan Sekuting Terpadu, Kamis (11/7).

Antusiasme masyarakat terlihat mewarnai karnaval semarak budaya Sekala bekhak Lampung Barat yang mengusung budaya khas daerah dalam rangkaian utama Festival Sekala Bekhak VI.

Turut hadir, Sekretaris daerah Lambar Akmal Abd Nasir,SH, Kasdim 0422 Lambar, Assisten dan Staff Ahli, Sultan Sekala Bekhak dan Sultan Marga, Ketua GOW Gurti Mad hasnurin, Ketua DWP Irma Akmal Abd Nasir, kepala OPD, camat serta peratin.

Wabup mengatakan, “Karnaval ini diharapkan akan menggali, melestarikan dan mengembangkan budaya-budaya daerah yang telah ada di tengah-tengah masyarakat, kemudian tujuan dari kegiatan karnaval ini akan menggugah kembali generasi penerus sehingga semakin mengenal dan mencintai budaya lokal sebagai inspirasi dalam membangun Lampung Barat ini,” ungkapnya.

Selanjutnya, potensi alam dan budaya ini dapat dijadikan objek wisata andalan dimasa kini dan masa yang akan datang. Terlebih lagi jika diramu dan dikemas dengan paket seni budaya yang beraneka ragam seperti yang kita saksikan pada hari ini, karena betapapun besar dan kayanya potensi parwisata yang dimiliki oleh Lampung Barat, tetapi apabila tidak disentuh dan ditangani dengan serius maka tidak akan memberikan kontribusi apa-apa terhadap pembangunan daerah.

Kemudian, event ini juga diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan ke Lampung Barat, karena disamping memamerkan kakayaan budaya, karnaval ini juga digelar guna meningkatkan citra Lampung Barat sebagai daerah kunjungan wisata baik nasional maupun internasional. “Oleh karena itu, teruslah berkreasi dan bergerak untuk kemajuan bumi sekala bekhak demi mewujudkan Lampung Barat yang lebih hebat,” pungkasnya.

Diketahui, pada karnaval tersebut, menampilkan berbagai budaya yang hidup berdampingan di Lampung Barat yang seluruhnya terdiri dari 50 tim utusan dari kecamatan, pekon, satuan pendidikan serta sanggar setempat. (Fb)



WhatsApp chat