Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Adipati Surya Buka Kegiatan Pasar Murah di Kampung Sapto Renggo

Way Kanan (journal) : Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan sejumlah perusahaan menggelar Pasar Murah (bazaar)  kebutuhan pokok atau sembako. Seperti biasanya, pada saat bulan suci Ramadhan, permintaan kebutuhan bahan pokok di masyarakat cendrung meningkat, sehingga berdampak pada kenaikan harga. Lonjakan harga yang tinggi tentu akan membebani dan mengurangi daya beli masyarakat, terutama dari kalangan keluarga kurang mampu.

“Melihat fenomena terjadinya lonjakan harga selama Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan bekerjasama dengan pihak swasta setiap tahunnya menggelar pasar murah. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau,” kata Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya dalam acara Pasar Murah (Bazzar) Dalam  rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijiriyah di Kampung Sapto Renggo  Kecamatan  Bahuga, 16 Mei 2019.

Dikatakan Adipati, pasar murah ini memberikan harga yang relatif lebih murah dibanding harga di pasaran karena adanya subsidi dari pemerintah dan pihak swasta. Untuk itu, masyarakat yang berhak hendaknya dapat manfaatkan pasar murah ini dengan baik, dan berbelanjalah sesuai dengan kebutuhan, jangan berlebihan.

Hikmah yang dapat dipetik dari pelaksanaan Pasar Murah ini, adalah memperat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan pihak swasta dengan masyarakat. Terlebih saat ini, dalam suasana bulan penuh berkah, kita dianjurkan untuk saling membantu antar sesama, terutama warga yang kurang mampu.

Adipati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak sehingga Pasar Murah ini dapat diselenggarakan. Dirinya sangat menghargai segala usaha dan upaya saudara-saudara, baik dipihak panitia maupun pengusaha yang telah ikut ambil bagian secara bersama-sama dalam kegiatan bazzar ini. “Insyallah kegiatan Bazzar ini akan dapat terus berkelanjutan dan dapat ditingkatkan dimasa-masa mendatang, dan yang paling utama adalah kita harus tetap menjaga mutu produk yang dipasarkan agar tidak merugikan para konsumen.,” tutup Adipati. (jhon)



WhatsApp chat