Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Pisah Sambut Danlanud M.Bun Yamin, Gubernur Ridho Berharap PTDI Pindah Ke Lampung

Bandar Lampung (Journal) : Gubernur Lampung Ridho Ficardo menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Letkol Pnb Ahmad Mulyono SE. MM yang selama 2.5 tahun terakhir telah menjalankan tugas sebagai Komandan Pangkalan TNI AU Pangeran M.Bun Yamin.

Hal tersebut diutarakan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo kepada Letkol Pnb Ahmad Mulyono SE. MM dalam acara pisah sambut Komandan Pangkalan TNI AU Pangeran M.Bun Yamin, yang dilaksanakan di Gedung Maghligai Agung Universitas Bandar Lampung Selain menyampaikan ucapan terimakasih, Gubernur Ridho juga mengatakan, bahwa Danlanud Ahmad Mulyono adalah yang paling dekat tapi juga paling jauh.

“Saya ingin mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Danlanud Ahmad Mulyono atas dedikasinya selama ini. Beliau selalu menjaga hubungan baik bukan hanya di internal Lanud M.Bun Yamin, tapi juga dengan anggota Forkopimda lainnya dan masyarakat Lampung. Beliau juga adalah salah satu Forkopimda yang paling dekat sekaligus paling jauh dengan saya. Dekat karena umur dan pangkatnya, tapi paling jauh karena tempatnya di Tulang Bawang sana,” ujar Gubernur Ridho sambil bergurau.

Selain itu Gubernur Ridho juga menyatakan bahwa Lanud M.Bun Yamin punya potensi dan peran yang strategis untuk kemajuan Lampung dan Indonesia

“Dengan luas lahan sebesar 4400 hektar, kami punya harapan dan impian agar PT Dirgantara Indonesia dapat dipindahkan dan kembangkan di Lampung. Termasuk menggeser 1 skuadron interseptor, untuk menjaga ibu kota dari ancaman dari arah utara dan barat,” tutur Ridho.

Tidak lupa Gubernur Ridho juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Danlanud M.Bun Yamin yang baru yakni, Letkol Pnb Ronal.

Sementara itu Letkol Pnb Ahmad Mulyono dalam sambutannya menyatakan bahwa sampai detik terakhir masa jabatannya, dirinya tetap bangga dan cinta dengan tanah Lampung.

“Saya katakan, bahwa sampai detik terakhir masa jabatan, saya tetap bangga dan cinta dengan tanah Lampung, buktinya kami bertiga (bersama istri dan anaknya) malam ini kompak pakai tapis. Saya juga berharap semoga kedepan Lanud M.Bun Yamin bisa tetap berkiprah dan berkontribusi dalam memajukan Lampung,” pungkasnya.

Sejarah pangkalan Lanud M.Bun Yamin berawal dari Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, SE, MM, resmikan Lanud Pangeran M Bunyamin di Menggala Tulangbawan yang sebelumnya bernama Astra Ksetra, pada Rabu (09/11/2016).

Usai penyambutan adat Kerajaan Skala Brak terhadap Pangkoopsau 1 wilayah Sumbagsel pada pagi hari sekitar pukul 08.00, acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan resmi Lanud Astra ksetra (sebelumnya) yang telah berganti nama menjadi Lanud Pangeran M Bunyamin berlangsung di Lapangan upacara Mako TNI AU, Menggala, Tulang Bawang, Lampung sekira pukul 09.00wib.

Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I, Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna, SE, MM mengatakan, mulai dari diresmikan saat ini. Hingga selanjutnya kedepan, Landasan pacu udara yang ada dan berukuran hampir sekitar 2 KM Lanud Pangeran M. Bunyamin dinyatakan dibuka seluas luasnya untuk masyarakat Lampung.

“Kita buka untuk masyarakat Lampung maksudnya adalah untuk akses nya saja, karena kami mempersilahkan pada pihak berwenang dalam hal ini Pemda dan Pemprov untuk membuka penerbangan komersil karena kami sifatnya cukup terbuka bila pemerintah setempat bersedia,”Kata Pangkoopsau 1 Sumatra dan Jawa tersebut. Menurutnya, pernyataan tersebut didasari oleh beberapa pertimbangan oleh pihak Mabes-AU yang dalam waktu dekat belum memiliki rencana penambahan fasilitas penerbangan di Lampung, namun demikian untuk mempermudah dan meningkatkan akses ekonomi masyarakat Lampung dirinya mempersilahkan bila Pemprov dan Pemda memiliki rencana untuk membuka rute komersial.(mrf)



WhatsApp chat