Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Terseret Kasus Suap, KPK Tetapkan Ketua DPRD Lamteng Achmad Junaidi Tersangka

Jakarta (JL) : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPRD Lampung Tengah, Achmad Junaidi S (AJ) sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan pinjaman daerah Lampung Tengah tahun anggaran 2018.

Penetapan politisi Partai Golkar menjadi tersangka itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

Selain Junaidi, KPK juga menetapkan tiga anggota DPRD Lampung Tengah lainnya sebagai tersangka dalam perkara yang sama. Yaitu, Bunyana (BUN), Raden Zugiri (RZ) dan Zainudin (ZAI).

Menurut Alex, keempat anggota legislatif itu diduga secara bersama-sama menerima hadiah atau janji. Padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya.

Diduga, keempat anggota DPRD Lamteng itu menerima suap terkait persetujuan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp300 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Lamteng.

Kemudian, keempatnya juga diduga menerima suap terkait pengesahanan APBD-P Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017 dan APB‎D tahun 2018.

Atas perbuatannya, keempatnya disangkakan melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP Juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP. (Sumber inilampung)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat