PD IWO Tanggamus Suntik Vaksin Sinovac
Tanggamus (JL) : Sepuluh anggota pengurus PD IWO Kabupaten Tanggamus telah di berikan vaksin Sinovac pelaksanaan nya di Puskesmas Pasar Simpang, Kecamatan Kota Agung Timur yang difasilitasi oleh Diskominfo dan Dinas Kesehatan Tanggamus. Jum’at (09/04/21)
Ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD. IWO Kabupaten Tanggamus) Odo Kuswantoro S.Kom, mengucapakan terima kasih nya ke-Pemkab Tanggamus khusus nya Diskominfo, “terselenggara nya pemberian vaksin di dua hari ini, tidak terlepas dari peran Diskominfo Tanggamus yang telah bersedia meng-koordinator rekan-rekan jurnalis, termasuk kami yang tergabung di Organisasi profesi yaitu IWO, dari 39 wartawan tersebut, yang telah di berikan vaksin Sinovac, 10 diantara nya adalah anggota IWO PD. Tanggamus,” tutur nya.
Menurut Dwi Widia Astuti, Penanggung jawab Program Vaksinasi Covid-19, Puskesmas Pasar Simpang, vaksinasi bagi wartawan dilaksanakan dua hari, Kamis dan Jumat (8-9/4) dengan sasaran 120 orang.
“Vaksinasi untuk wartawan dilakukan selama dua hari. Ini adalah penyuntikan dosis pertama, vaksin yang digunakan Sinovac,” ujar Dwi, mewakili Kepala UPT Puskesmas Pasar Simpang dr Linda M Aritonang.
Selanjutnya saat pelaksanaan, dari 120 wartawan yang sudah mendaftar divaksin, hanya 39 wartawan yang divaksin. Untuk hari pertama 14 wartawan dan hari kedua 25 wartawan.
Sebelum pelaksanaan vaksinasi setiap yang akan divaksin di-screening. Diperiksa tekanan darah, suhu tubuh, tanya jawab penyakit atau keluhan yang pernah dialami. Serta pernyataan setuju untuk divaksin.
Lalu observasi selama 30 menit untuk melihat apakah ada gejala berat yang timbul pasca vaksinasi saat itu. Di luar itu Puskesmas Pasar Simpang juga adakan kontak nomor jika timbul gejala berat lainnya setelah lewat masa observasi.
Dalam pelaksanaan, ada juga yang ditunda karena hasil screening belum bisa dilakukan. Dan secara umum pelaksanaan vaksinasi bagi wartawan berlangsung lancar. Selanjutnya tinggal tunggu pemberian dosis kedua.
“Untuk vaksin dosis kedua interval nya 14-28 hari ke depan. Nanti diberikan informasi kembali,” kata Dwi.
Sedangkan untuk keluhan yang dirasakan cenderung bersifat umum, seperti pegal dan mengantuk. Apabila ada lainnya, hanya karena takut disuntik saja.
Sedangkan bagi wartawan yang belum divaksin akan ditentukan jadwal berikutnya. Sebab ini terkait dengan penggunaan vaksin, dan saat sudah dibuka maka vaksin hanya bertahan selama enam jam. (Jeni)
