Journal Lampung

Proporsional & Berimbang

Pembuatan Sertifikat Tanah Kolektif UMKM Disoal

Tulang Bawang (JL) : Pembuatan sertifikat tanah berbiaya murah (gratis) yang dikeluarkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), untuk mendukung program nasional pemerintahan pusat  ternyata diduga hanya isapan jempol semata dan berbanding terbalik di lapangan.

Hal ini terjadi dikampung Ujung Gunung Ilir (UGI)  Kecamatan Menggala, yang ditemukan adanya dugaan penyimpangan dalam penarikan pembuatan Sertifikat Tanah Kolektif UMKM.  Pembuatan Sertifikat tersebut ditarik dana 1 juta/buku oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dan anehnya lagi.  Oknum tersebut diduga salah satu calon legislatif (Caleg) dari daerah pemilihan (Dapil)  I Kabupaten.

Saat Tim turun dan melakukan penelusuran kelokasi,  hal tersebut dibenarkan oleh beberapa warga yang menerima pembuatan Sertifikat dan penyerahannya disaksikan oleh pamong setempat.

Ketika dimintai komentarnya,  pak Sn membenarkan bahwa hari sabtu sore (9/3) oknum caleg (SH)  tersebut datang kerumahnya hampir maghrib didampingi RT setempat,  memberikan sertifikat yang sudah jadi atas namanya.  Dan meminta sisa uang untuk pembuatan Sertifikat Tanah Kolektif UMKM tersebut.

Namun sayangnya,  Ketika hal ini dikonfirmasi dengan oknum caleg (SH) tersebut.  Beliau membantah dengan keras,  walau sudah ada pengakuan dari beberapa  warga yang mengarah kedirinya.  Bahkan oknum caleg tersebut mencoba untuk mengalihkan pembicaraan dari permasalahan ini.  (sr)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat